Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Farhan Ingin Puskesmas di Kota Bandung Layani Warga 24 Jam

Farhan Ingin Puskesmas di Kota Bandung Layani Warga 24 Jam
IDN Times/Istimewa
Share Article

Bandung, IDN Times - Calon Wali Kota Bandung, M Farhan punya program di bidang kesehatan jika dipercaya memimpin, dengan menyediakan layanan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) 24 jam bagi seluruh warga. Ini penting karena seseorang bisa tiba-tiba sakit pada malam hari dan itu harus bisa segera ditangani.

"Puskesmas 24 jam diupayakan karena sakit tidak mengenal jam, orang bisa mengalami sakit atau kedaruratan jam berapapun," kata Farhan dalam diskusi Ngariung Media, Wacana Tuntas (Naratas), Rabu (13/11/2024).

1. Jumlahnya ditambah secara bertahap

Ilustrasi IGD (IDN Times/Polres Kubu Raya).
Ilustrasi IGD (IDN Times/Polres Kubu Raya).

Menurutnya, dari data terakhir Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung sudah pernah ada delapan Puskesmas yang punya fasilitas rawat inap dan layanan kedaruratan. Delapan Puskesmas tersebut adalah Puter, Padasuka, Sukarasa, Ibrahim Adjie, Cipamokolan, Kopo, Pagarsih, dan Garuda.

Jika kedelapan Puskesmas tersebut bisa menjalankan pemeriksaan selama 24 jam, bukan berarti konsep serupa tidak bisa dijalankan di tempat lainnya. Meski demikian, bukan berarti seluruh Puskesmas harus serentak melaksanakan program tersebut.

"Karena terkait dengan sumber daya manusianya. Kita harus hitung ada berapa petugasnya, kemudian petugas itu mau atau tidak untuk bekerja secara shift. Ini harus dipastikan lebih dulu," ungkap Farhan.

2. Tahap pertama bisa jadi 30 Puskesmas

Pasien saat antri untuk mendapatkan obat di salah satu Puskesmas Lotim (IDN Times/Ruhaili)
Pasien saat antri untuk mendapatkan obat di salah satu Puskesmas Lotim (IDN Times/Ruhaili)

Dari data Badan Pusat Statistik di Kota Bandung pada 2023 total Puskesmas yang ada mencapai 73. Untuk program Puskesmas 24 jam nantinya bisa dilakukan bertahap di mana mencapai 20 sampa 30 tempat dengan harapan satu kecamatan miliki satu Puskesmas yang beroperasi 24 jam.

"Sehingga sebarannya semakin merata. Hal ini dilakukan seiring dengan peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes)," ungkapnya.

3. Bakal tambah fasilitas Puskesmas

Ruang IGD RSUD dr Soedomo Trenggalek. IDN Times/ istimewa
Ruang IGD RSUD dr Soedomo Trenggalek. IDN Times/ istimewa

Di sisi lain, Farhan ingin agar Puskesmas yang ada pun punya fasilitas yang mumpuni dalam melayani masyarakat. Misalnya, Puskesmas punya ruangan gawat darurat yang bisa langsung menangai pasien ketika membutuhkan pertolongan.

Kapasitas di tempat tersebut pun diperbaiki dengan harapan bisa menjadi Puskesmas unggulan dan setara dengan rumah sakit tipe D. Kenaikan jumlah rumah sakit ini pun sejalan dengan rencana pembangunan jangka menegah daerah (RPJMD) untuk terus menambah rumah sakit.

"Bagi kami RS baru yang dibangun haruslah RS dengan Tipe C," pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
Debbie Sutrisno
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More

Dari Bandung, Kalibre Kembangkan Produk Urban Outdoor Gaya Hidup Aktif

14 Jun 2026, 14:23 WIBNews