Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mulai geram saat ditanya soal desakan elemen santri, untuk meminta maaf soal puisinya yang berjudul “Doa Yang Ditukar”.
“Saya kira jika orang yang mempunyai literasi coba dicek dengan jelas, berkali-kali saya katakan itu bukan buat Mbah Moen, soalnya di puisi saya kan ada kata penguasa, emang Mbah Moen penguasa?” kata Fadli di Seknas Prabowo-Sandiaga, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).
