Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dugaan Terorisme, Densus 88 Geledah Kontrakan di Antapani Bandung
Ilustrasi terorisme. IDN Times/Sukma Shakti
  • Densus 88 menggeledah rumah kontrakan di Antapani Tengah, Bandung, Jumat 2 Oktober 2026, terkait dugaan tindak pidana terorisme dan menyita sejumlah barang.

  • Ketua RT menyaksikan penyitaan buku, flashdisk, kartu, ponsel, serta botol berisi cairan; ia menyatakan tidak melihat senjata maupun bom.

  • Pria terduga telah ditangkap di lokasi lain, sementara istri dan anaknya berada di kontrakan; Densus 88 belum merinci kasus dan menjanjikan informasi lanjutan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jumat (2/10/2026)

Densus 88 menggeledah rumah kontrakan di Kelurahan Antapani Tengah, Kota Bandung, terkait dugaan tindak pidana terorisme. Polisi menyita sejumlah barang yang diduga menjadi alat bukti.

Minggu (4/10) malam

Juru Bicara Densus 88 Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana menyatakan informasi lebih lanjut mengenai penggeledahan akan disampaikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Densus 88 menggeledah rumah kontrakan terkait dugaan tindak pidana terorisme dan menyita sejumlah barang yang diduga alat bukti.
  • Who?
    Densus 88 Polri, Inafis, Ketua RT 6 Agus, seorang pria terduga teroris yang telah ditangkap, serta istri dan anaknya berada dalam peristiwa ini.
  • Where?
    Penggeledahan berlangsung di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Antapani Tengah, Kota Bandung.
  • When?
    Penggeledahan dilakukan pada Jumat, 2 Oktober 2026. Densus 88 menyatakan informasi lebih lanjut direncanakan disampaikan pada Minggu malam, 4 Oktober 2026.
  • Why?
    Rumah kontrakan tersebut digeledah dalam penanganan dugaan tindak pidana terorisme. Rincian dugaan dan temuan penyidik hingga saat ini belum ada keterangan resmi.
  • How?
    Petugas menggeledah rumah setelah pria yang tinggal di sana disebut telah ditangkap di tempat lain. Barang yang terlihat disita meliputi buku, flashdisk, kartu, telepon genggam, dan botol berisi cairan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Polisi Densus 88 menggeledah rumah kontrakan di Antapani, Bandung, karena ada dugaan terorisme. Seorang pria yang tinggal di sana sudah ditangkap di tempat lain. Saat rumah diperiksa, ada istri dan anaknya. Polisi membawa buku, flashdisk, HP, kartu, dan botol berisi cairan. Polisi belum memberi penjelasan lengkap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penggeledahan ini menunjukkan adanya penanganan kepolisian terhadap dugaan tindak pidana secara terukur, dengan penyitaan barang yang diduga relevan dan disaksikan ketua RT setempat. Kehadiran unsur Densus 88 serta Inafis juga mencerminkan proses pemeriksaan yang melibatkan penelusuran bukti, sementara kepolisian menjanjikan informasi lanjutan setelah rincian dapat disampaikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Sebuah rumah kontrakan yang berada di Kelurahan Antapani Tengah, Kota Bandung, digeledah Densus 88 terkait dugaan tindak pidana terorisme, Jumat (2/10/2026). Sejumlah barang diduga alat bukti turut dirampas pihak kepolisian.

Ketua RT 6, Agus turut membenarkan adanya penggeledahan yang dilakukan oleh Densus 88 itu. Dia juga masuk ke dalam rumah kontrakan menyaksikan penggeledahan yang dilakukan.

"Saya juga kaget ya. Soalnya yang saya kira ada penggerebekan narkoba atau gimana gitu kan. Cuman setelah itu banyak anggota yang dari Densus, ada Inafis, pokoknya saya juga kaget," kata dia.

1. Sejumlah barang bukti turut diamankan

ilustrasi terorisme (IDN Times/Aditya Pratama)

Agus melihat polisi menyita sejumlah barang bukti seperti buku, flashdisk, hingga beberapa botol berisi cairan. Dia tak melihat senjata ataupun bom yang disita oleh polisi.

"Kalau yang saya lihat itu ya kayak flashdisk, kayak kartu-kartu gitu lah, HP, terus ada sejenis apa di botol kayak cairan-cairan gitu," ungkap dia.

Menurut Agus, pria terduga teroris yang tinggal di rumah kontrakan itu sudah ditangkap di suatu tempat. Adapun saat penggeledahan dilakukan, di rumah itu hanya ada istri dan anaknya saja. Mereka baru mengontrak satu bulan di sana.

"Tinggal di sana sama istri dan anaknya," ucap dia.

2. Warga kurang dekat dengan para penghuni kontrakan

Ilustrasi terorisme (IDN Times/Sukma Shakti)

Kendati begitu, Agus tak mengetahui identitas dari terduga teroris itu karena tak pernah melapor. Namun, dia mengaku pernah dua kali bertemu dengan terduga teroris itu tapi tak pernah sekali pun bertegur sapa.

"Kalau saya lewat nggak mau lihat lagi ke saya gitu. Kayak yang menghindar gitu," kata dia.

3. Hasil pemeriksaan disampaikan besok

Ilustrasi Terorisme. (Doc: 123RF/Prazis)

Sementara itu, Juru Bicara Densus 88 Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana menyatakan belum dapat menyampaikan keterangan rinci mengenai penggeledahan tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai hal itu akan segera disampaikan pada Minggu (4/10) malam.

"Insya Allah besok malam diinfokan ya," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article