Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Denda Persib Musim Ini Capai Rp5 M, PT PBB: Bisa Dipakai Renovasi GBLA
Pertandingan Persib melawan Persik di Stadion GBLA. IDN Times/Debbie Sutrisno
  • Persib Bandung harus membayar total denda hampir Rp5 miliar sepanjang musim akibat berbagai pelanggaran, terutama ulah suporter seperti menyalakan flare dan masuk ke lapangan.
  • Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat menyayangkan kerugian besar tersebut karena dana sebesar itu seharusnya bisa digunakan untuk memperbaiki fasilitas stadion dan rumput GBLA.
  • Pihak klub mengimbau Bobotoh agar tertib dan mematuhi aturan pada laga terakhir melawan Persijap Jepara demi menjaga keamanan serta menghindari sanksi baru menjelang kompetisi Asia mendatang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Persib Bendung harus merogoh kocek yang sangat besar untuk membayar sanksi denda selama satu musim di dua kompetisi yang dijalani. Pangeran Biru terhitung beberapa kali mendapatkan sanksi denda yang dijatuhkan Komite Disiplin (Komdis) PSSI dan AFC.

Penyebab sanksinya pun beragam, tetapi didominasi ulah buruk suporter Bobotoh, seperti melempar air mineral, menyalakan petasan hingga suar atau flare, hingga suporter yang nekat masuk ke lapangan.

Terbaru, Persib harus membayar denda Rp455 juta akibat ulah Bobotoh dalam dua pertandingan Super League berbeda, yakni saat melawan Bhayangkara FC dan PSIM Yogyakarta.

1. Sangat merugikan finansial klub

Pertandingan antara Persib melawan Persija yang berakhir tanpa gol di Stadion GBLA. IDN Times/Debbie Sutrisno

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan mengatakan, timnya mengalami kerugian finansial yang sangat besar akibat tindakan buruk Bobotoh.

Nominalnya tidak sedikit, yakni hampir Rp5 Miliar, dana yang harus dikeluarkan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) untuk membayar sanksi di sepanjang musim ini.

"Denda itu total kalau dari awal musim kami hitung-hitung tuh mungkin sudah lebih dari Rp5 M," kata Adhitia di Bandung, Selasa (19/5/2026).

2. Pasrah dengan hilangnya uang ini

Pertandingan antara Persib melawan Persija yang berakhir tanpa gol di Stadion GBLA. IDN Times/Debbie Sutrisno

Adhitia menyayangkan aksi buruk Bobotoh di stadion yang justru merugikan tim. Menurutnya, dengan uang miliaran rupiah itu bisa dipakai untuk memperbaiki fasilitas stadion dan rumput yang selama ini masih jadi keluhan.

"Rp5 M itu biaya yang bisa digunakan untuk ngerapihin lapangan dari nol, dicopot semua diganti yang baru, yang paling bagus, itu Rp5 M cukup. Tapi ya sudahlah lah," ungkapnya.

3. Hajatan Persib harus tetap tertib

Bobotoh Persib Tumpah Ruah di Jembatan Pasupati Bandung, IDN Times/Debbie Sutrisno

Adhitia pun meminta kepada Bobotoh untuk lebih bijak di laga terakhir Persib melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Jangan sampai insiden memalukan seperti musim lalu, terulang lagi dan kembali merugikan Persib. Terlebih Maung Bandung dipastikan akan kembali bertarung di kompetisi Asia musim depan.

"Untuk tanggal 23 nanti itu adalah hajat dan perayaan kita semua. Utamakan keselamatan, dan selama proses perayaan tolong ikuti aturan dan regulasi yang ada. Kami sangat melarang adanya flare, petasan, dan segala macam, spesifik ketika pertandingan berlangsung hingga perayaan angkat piala," pungkasnya.

Editorial Team