Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

30 Jenazah Korban Longsor Teridentifikasi dan Diserahkan ke Keluarga

IMG_20260127_104105.jpg
Pencarian korban longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya sih...
  • Pemeriksaan terus dilakukan hingga proses pencarian berakhir
  • Jenazah disemayamkan di sejumlah rumah sakit
  • Pencarian korban terhambat kontur tanah
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Kepolisian telah melakukan identifikasi pada 45 kantong jenazah yang berhasil ditemukan tim SAR di lokasi longsor Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. Dari jumlah tersebut sudah ada 30 jenazah yang teridentifikasi untuk kemudian diserahkan kepada masing-masing keluarga.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, hingga pencarian hari keempat ia terus menerima kantong jenazah yang langsung dilakukan pemeriksaan sesuai dengan data pihak keluarga yang kehilangan.

"Alhamdulillah, dari 45 kantong jenazah tersebut kami telah berhasil mengidentifikasi kurang lebih 30 jenazah, dan sejak kemarin sore seluruh 30 jenazah itu sudah diserahkan kepada keluarga korban. Hari ini juga ada dua lagi yang sudah kami serahkan kepada keluarga," kata Hendra di lokasi bencana, Selasa (27/1/2026).

1. Pemeriksaan terus dilakukan hingga proses pencarian berakhir

IMG_20260127_095219.jpg
Pencarian korban longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. IDN Times/Debbie Sutrisno

Menurutnya, saat ini ada lima kantong jenazah yang sedang dalam proses tersebut. Harapannya, setelah pertemuan ini jumlah identifikasi yang berhasil dilakukan tim DVI akan kembali bertambah.

Untuk pelayanan DVI, kami langsung menyerahkan semua kepada pihak keluarga yang berhasil dihubungi. Sementara untuk informasi TNI bisa langsung berkoordinasi dengan rekan-rekan di bidang penerangan TNI.

"Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa kami akan selalu ada selama ditugaskan. Selama masih ada kantong jenazah yang diserahkan kepada kami, proses identifikasi akan kami selesaikan. Termasuk proses yang membutuhkan pemeriksaan DNA, yang memerlukan waktu sekitar 14 hari," kata dia.

2. Jenazah disemayankan di sejumlah rumah sakit

WhatsApp Image 2026-01-25 at 5.22.20 PM.jpeg
Pencarian korban longsor di Desa Pasirlangun, Cisarua, Bandung Barat. Dok SAR Bandung

Menurutnya, saat ini ada sekitar delapan jenazah yang berada di RSUD Cibabat, Cimahi. Semua disemayamkan sambil menunggu proses identifikasi lanjutan. Pemeriksaan DNA terus berjalan, begitu juga pemeriksaan post-mortem dan antropologi forensik.

Dalam memastikan data jenazaah terdapat kendala karena saat proses identifikasi post-mortem terdapat kondisi jenazah yang sudah rusak. Meski demikian, tim DVI tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap identitas seluruh korban.

Data yang ada pun akan terus bertambah karena pencarian dilakukan semaksimal mungkin hingga petang.

"Ada proses konfirmasi lanjutan dengan pihak kami, dan ditemukan pula laporan ganda," ujarnya.

3. Pencarian korban terhambat kontur tanah

IMG_20260127_100046.jpg
Pencarian korban longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. IDN Times/Debbie Sutrisno

Sebelumnya, Direktur Operasi dan Siaga Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bramantyo menyebut bahwa tantangan terbesar dalam operasi SAR masih berasal dari kondisi alam dan kontur tanah yang labil.

“Tantangan terbesar hari ini masih sama seperti kemarin, selain faktor alam juga kontur tanah. Karena di lapangan, begitu kami angkat satu bagian, kadang langsung terjadi pergerakan tanah lagi,” katanya.

Terkait potensi longsor susulan, ia menegaskan Basarnas tetap mengedepankan aspek keselamatan.

“Untuk potensi longsor susulan, saya tidak berani menjawab, itu kewenangan tim terkait. Yang penting kami tetap berdoa dan di setiap lokasi sudah ditempatkan safety officer. Organisasi sudah kami atur agar pelaksanaan maksimal,” ucap Bramantyo.

Penanganan jenazah, lanjut dia, dilakukan sesuai prosedur dengan dukungan tenaga medis. Sementara itu, akses keluarga korban ke area terdampak masih dibatasi demi keselamatan.

“Terkait kondisi jenazah, kita upayakan penanganan sebaik mungkin. Kami siapkan vaksin, ada dukungan dari tenaga kesehatan dan dokter. SOP di lapangan tetap ketat dari awal sampai sekarang,” katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Longsor Pasirlangu, Masih Ada 32 Jiwa Belum Ditemukan

27 Jan 2026, 19:40 WIBNews