Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemkab KBB Pastikan Lahan Terdampak Longsor Tak Boleh Lagi Ditempati Warga

IMG_20260127_100046.jpg
Pencarian korban longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya sih...
  • Warga harus tinggal di tempat lebih aman, termasuk yang tidak terdampak tapi berada di sekitar kawasan longsor.
  • Berbagai bantuan datang untuk warga terdampak, termasuk penanganan maksimal dan trauma healing.
  • Pencarian korban longsor dihentikan sementara karena hujan, dengan total lebih dari 46 bodypack ditemukan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tengah memetakan kawasan yang nantinya bisa ditempati oleh warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail memastikan masyarakat tidak bisa beraktivitas atau mendirikan bangunan lagi di kawasan terdampak.

"Sesuai yang disampaikan Pak Gubernur, wilayah itu akan dijadikan kawasan hutan dengan penanaman pohon-pohon besar. Tidak mungkin masyarakat dikembalikan lagi ke sana. Untuk relokasi tentu menunggu kajian Badan Geologi agar betul-betul aman," kata Asep ditemui di Kantor Desa Pasirlangu, Selasa (26/1/2026).

1. Warga harus tinggal di tempat lebih aman

IMG_20260127_095851.jpg
Pencarian korban longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. IDN Times/Debbie Sutrisno

Dia menuturkan, nantinya bisa saja ada warga yang tidak terdampak tapi berada di sekitar kawasan longsor yang ikut direlokasi ke kawasan lebih aman untuk menetap. Karena bisa jadi rumah mereka bisa terdampak bencana serupa di kemudian hari.

"Sekali lagi kami menunggu hasil pengkajian, baik area yang terdampak langsung maupun sekitar Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua," kata dia.

2. Berbagai bantuan datang untuk warga terdampak

IMG_20260125_085106.jpg
Tempat sementara korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. IDN Times/Debbie Sutrisno

Asep pun memastikan penanganan warga yang sekarang berada di posko sementara dilakukan secara maksimal baik untuk kesehatan, pakaian, maupun ketersediaan makanan. Total pengungsi sementara bisa mencapai 950 orang menginap di desa pada malam hari, di mana pada siang jumlahnya berkurang karena ada yang sebagian bekerja ke ladang.

Saat ini banyak relawan berdatang baik dari petugas medis, kepolisian, kampus, hingga organisasi masyarakat lain yang datang dan memberikan bantuan untuk pengungsi. Selain itu ada trauma healing juga dilakukan oleh TNI-Polri, pemerintah daerah, serta melibatkan unsur Kementerian Agama melalui para penyuluh dan rohaniawan.

3. Pencarian dihentikan karena hujan

IMG_20260127_095219.jpg
Pencarian korban longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. IDN Times/Debbie Sutrisno

Dari pantauan IDN Times, kondisi di Desa Pasirlangu pada pukul 13.00 WIB hujan. Kondisi ini membuat pencarian dihentikan sementara karena riskan terjadi bencana susulan ketika hujan tidak kunjung berhenti.

Sementara untuk penemukan korban, setidaknya ada penambahan hingga total lebih dari 46 bodypack yang didapat ti tim SAR gabungan.

"Yag jelas jumlah korban sudah tertimbun itu (diidentifikasi) ada 34 orang," kata Asep.

Sebelumnya, tim SAR Gabungan memperluas area pencarian korban longsor dengan menggeser fokus operasi dari sektor A ke sektor B. Direktur Operasi dan Siaga Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bramantyo mengatakan, pola pencarian pada hari ini secara umum masih sama seperti hari sebelumnya, namun dengan perluasan wilayah kerja.

“Pola pencarian hari ini saya kira tidak jauh berbeda seperti kemarin. Karena kemarin kita hampir sampai pukul 17.55 berhasil mengevakuasi 13 body pack, dan ada beberapa yang sudah kita tandai karena sudah waktu gelap sehingga tidak bisa kita evakuasi,” ujar Bramantyo, Selasa (27/1/2026).

Menurut dia, tim SAR memaksimalkan operasi pencarian sejak pagi dengan harapan kondisi cuaca mendukung. Meski sempat panas, Bramantyo berharap cuaca tidak berubah agar proses evakuasi berjalan optimal.

“Kita maksimalkan hari ini dan berharap cuaca juga mendukung. Tadi panas, mudah-mudahan tidak bergeser lagi sehingga harapan kita pagi ini yang kita kerjakan bisa maksimal,” katanya.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Tinggal Tunggu Waktu, Farhan Akan Diperiksa untuk Kasus Korupsi Erwin

27 Jan 2026, 15:16 WIBNews