TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Pemprov Jabar Berencana Bangun Taman Hutan di Kawasan Ciater

Taman hutan diharapkan bisa menjaga keasrian ekosistem alam

Taman Hutan Raya Bukit Soeharto (IDN Times/Mela Hapsari)

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berencana mengajukan surat ke Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) untuk mendirikan kawasan taman hutan raya (Tahura). Saat ini tahura yang ada di bawah pengelolaan Pemprov Jabar hanya Tahura Ir. H. Djuanda.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jabar Epi Kustiawan mengatakan, untuk menjadi tahura dan berada di bawah naungan pemerintah provinsi, kawasan tahura harus lintas kabupaten/kota. Daerah Ciater dianggap cocok karena masuk dalam lintasan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang.

"Untuk luasannya sekitar 669 hektare," ujar Epi ketika dihubungi, Jumat (24/1).

1. Tahura penting untuk menjaga ekosistem alam

instagram.com/alvianhsb

Epi mengatakan, membangun kawasan tahura merupakan hal penting. Sebab kawasan ini bisa terlindung dan diharapkan mampu menjaga ekosistem alam. Dengan adanya hutan maka semakin banyak tanaman dan hewan yang bisa hidup di sana.

Lahan yang akan digunakan di Tahura Ciater juga rencananya merupakan lahan kritis yang merupakan sisa perkebunan sehingga tidak produktif. Karena belum ada tanaman lagi yang bisa dimanfaatkan, maka Pemprov Jabar akan mengubah kawasan ini menjadi lebih baik dan bisa termanfaatkan juga secara ekonomis.

"Nanti dipersiapkan mana zona lindung, terus zona pemanfaatannya. Nanti tim yang akan cek dan memastikan pohon apa saja yang akan ditanam," paparnya.

2. Tahura di Bandung jadi model hutan yang termanfaatkan

Instagram.com/everything_elsi

Menurut Epi, tahura di Jawa Barat sebenarnya banyak. Selain di Bandung ada juga yang berada di Sumedang dan Depok misalnya. Namun, pengelolaan akan jatuh ke tangan Pemprov ketika kawasan itu lintas daerah.

Untuk Tahura Djuanda, luasannya mencapai 528 hektare. Di kawasan ini sudah banyak pohon yang berdampak baik untuk ekosistem lingkungan. Selain itu masyarakat pun bisa berkunjung dan menikmati keasrian alam di tahura.

"Kita jaga dan kelola tahura biar memberikan dampak positif untuk masyarakat," kata Epi.

Baca Juga: Maraknya Pembangunan Rumah Timbulkan Potensi Longsor di Tahura Djuanda

Berita Terkini Lainnya