TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

7 Nama Diprediksi Bersaing dengan Yana Mulyana pada Pilwakot Bandung

Bandung butuh sosok pemimpin muda yang energik

Ilustrasi Pemilu (IDN Times/Arief Rahmat)

Bandung, IDN Times - Mesin perpolitikan di Kota Bandung sedang memanas. Pencarian Wakil Wali Kota yang akan mendampingi Yana Mulyana belum juga ditentukan. Hal ini bisa berdampak pada koalisi pemilihan wali kota (Pilwakot) Kota Bandung 2024.

Direktur Eksekutif Indonesia Strategic Institute (Insrat), Ridwansyah Yusuf mengatakan bahwa sejumlah nama mulai santer diperbicangkan bakal maju dalam pemilihan umum dua tahun lagi. Nama Yana Mulyana dari Partai Gerindra diprediksi akan maju sebagai calon wali kota.

Selain Yana, terdapat tujuh nama lain yang diprediksi siap maju dalam Pilwakot Bandung mendatang. Adapun mereka adalah Muhammad Farhan (Partai NasDem), Edwin Sanjaya (Partai Golkar), Achmad Nugraha (PDIP), Andri Rusmana (PKS), Fiki Satari (PKB), Arfi Rafnialdi (tim kebijakan Gubernur Jawa Barat), serta Ema Sumarna (Sekda Pemkot Bandung

"Yana Mulyana sudah tidak diragukan lagi. Beliau merupakan Plt. Wali Kota Bandung yang akan dilantik menjadi pejabat definitif," ujarnya," kata Ridwansyah melalui siaran pers dikutip IDN Times, Jumat (25/3/2022).

1. Sudah banyak sosok yang mulai mempromosikan diri

Ilustrasi bendera partai politik (ANTARA FOTO/Ampelsa)

Menurutnya, nama-nama itu akan maju dalam Pilwalkot Bandung berdasarkan pandangan peserta diskusi yang dilakukan Insrat. Dia pun menilai itu wajar karena nama-nama tersebut sangat aktif dalam perpolitikan Kota Bandung.

Adapun Farhan, menurutnya berpeluang besar untuk didukung Partai NasDem dengan posisinya sekarang anggota DPR RI. Sosok Farhan sendiri tidak asing bagi warga Kota Bandung, apalagi sekarang baligonya ada di mana-mana," kata dia.

Begitu pun dengan Edwin Sanjaya, yang diprediksi bakal diusung Partai Golkar. Wakil Ketua DPRD Kota Bandung ini dinilai mempunyai rekam jejak yang bagus terutama dalam meraih simpati warga Kota Bandung.

"Achmad Nugraha merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Bandung dari PDIP. Pada pemilu 2019, beliau memeroleh suara sebanyak 10.824. Ini yang akan menjadi peluang besar bagi Achmad untuk menjadi calon Wali Kota Bandung karena namanya sudah tidak asing bagi masyarakat Kota Bandung," katanya.

2. PKS masih punya peluang besar untuk menghimpun suara masyarakat Bandung

Logo baru PKS (Dok. PKS)

Hal serupa dirasakan Andri Rusmana. Menurut Ridwan, politisi PKS ini berpotensi besar maju dalam pilwalkota Bandung mengingat dukungan partainya sudah bulat.

"Sekarang juga Andri sudah ditetapkan PKS untuk menjadi salah satu dari dua calon wali kota Bandung yang sempat diusulkan untuk mendampingi Kang Yana disisa masa jabatannya," katanya.

Adapun Fiki Satari, menurut dia kiprahnya sudah terbukti khususnya di generasi muda.

"Fiki adalah akademisi dan pengusaha. Dia memiliki bisnis busana dan distro berkembang di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, melalui waralaba Airplane System Cloth.

Sedangkan Arfi Rafnialdi, menurutnya merupakan tim kebijakan Gubernur Jawa Barat sehingga diyakini akan mengetahui tentang informasi/kekurangan di Kota Bandung.

"Arif juga cukup dikenal di dunia akademisi. Kalau Pak Ema, kita semua tahu, beliau adalah sekda," ujarnya.

Disinggung siapa yang akan berpeluang besar, dia mengaku belum tahu. "Kami baru akan melakukan survei, kemungkinan setelah lebaran," katanya.

Berita Terkini Lainnya