Laura Aurelia: dari Atlet Renang Reguler Jadi Atlet Difabel

#AkuPerempuan Perjuangannya bangkit patut diacungi jempol!

Mencapai prestasi memang membutuhkan kerja keras. Tapi, apa jadinya jika di saat kamu hendak mengejar mimpi  itu sesuatu terjadi dan di luar kehendakmu? 

Tentu semua rencana dan harapan akan hilang seketika karena persoalan psikologis. Sama halnya seperti yang dialami Laura Aurelia Dinda, atlet renang paralympic Indonesia.

Sebelumnya, ia adalah atlet renang reguler. Namun sebuah musibah membuatnya nyaris putus asa dan enggan berkarya lagi. Yang paling salut, ia bangkit dan kembali jadi juara di jalur paralympic.

Bagaimana kisah Laura Aurelia mengejar mimpinya dari atlet renang reguler jadi atlet difabel? Yuk, kita simak bersama kisah inspiratif ini.

1. Sedari kecil, Laura sudah menggemari olahraga renang. Padahal, mulanya Laura berenang hanya untuk terapi asma

Laura Aurelia: dari Atlet Renang Reguler Jadi Atlet Difabelinstagram.com/laurelliaa

Laura sudah mengenal olahraga renang saat bersekolah di kelas tiga SD. Saat itu, renang hanyalah salah satu aktivitas untuk menangani asma yang diidapnya sejak kecil. Kegiatan ini berhasil membuatnya jatuh hati.

2. Telanjur jatuh cinta, Laura pun berlatih setiap hari dan mendapatkan dukungan orangtua untuk jadi atlet

Laura Aurelia: dari Atlet Renang Reguler Jadi Atlet Difabelinstagram.com/laurelliaa

Untungnya, Laura punya orangtua yang selalu mendukungnya. Ia pun berlatih setiap hari dan mulai mengikuti kejuaraan. Saat itu, ia beberapa kali mengikuti kejuaraan di provinsi untuk tingkat nasional. Salah satunya, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2015.

3. Sehari sebelum pertandingan POPDA dimulai, Laura terjatuh di kamar mandi. Untungnya, ia masih bisa menjalani perlombaan

Laura Aurelia: dari Atlet Renang Reguler Jadi Atlet Difabelinstagram.com/laurelliaa

Tepat sehari sebelum kejuaraan POPDA 2015, Laura mengalami kecelakaan di kamar mandi. Untungnya, niatnya bertanding tidak terhalangi gara-gara musibah tersebut. Hingga satu bulan setelah kejadian tersebut, ia masih bisa beraktivitas seperti normal.

4. Namun lain lagi kisahnya beberapa waktu kemudian. Laura mengalami sakit tak terkira di area tulang belakang yang jadi tanda kelumpuhan

Laura Aurelia: dari Atlet Renang Reguler Jadi Atlet Difabelinstagram.com/laurelliaa

Suatu hari, Laura hendak mengambil ponselnya di lantai. Ketika posisi membungkuk, Laura merasakan sakit yang luar biasa. Setelah memeriksakan diri, tulang belakang Laura diketahui patah akibat kecelakaan di kamar mandi tersebut. Saat itu, tulang belakang Laura sudah patah secara in-line. Setelah membungkuk, tulang pun terpisah.

Penanganan yang terlambat membuat syaraf Laura tak tertolong lagi. Dokter menyampaikan jika ia tak bisa lagi berjalan normal lantaran koordinasi tubuh dari bagian pinggang ke bawah terganggu. Ia harus duduk dan beraktivitas dari kursi roda.

Baca Juga: 8 Inspirasi Kebaya Modern untuk Ibu Hamil, Cantiknya Makin Terpancar

5. Putus asa, perempuan kelahiran September ini sempat depresi & ingin bunuh diri. Tapi dukungan orang tercinta membuatnya kembali ke air

Laura Aurelia: dari Atlet Renang Reguler Jadi Atlet Difabelinstagram.com/laurelliaa

Hati Laura bagaikan tersambar petir. Bagaimana mungkin ia yang tadinya bisa berlari, berolahraga, dan beraktivitas dengan bebas, tidak bisa sebebas itu lagi? Perempuan ini mengalami depresi dan nyaris ingin bunuh diri. Berkat dukungan orangtua, khususnya sang ibu yang bernama Wayan, keinginan tersebut dihapusnya.

Dalam waktu setahun, Laura segera bangkit. Ia bergabung dengan National Paralympic Committee (NPC) atas saran pelatihnya. Meski harus berusaha mati-matian berlatih dengan koordinasi kaki yang lebih minim, Laura membuktikan kalau ia bisa berenang lagi.

6. Berjuang dari nol, Laura sudah buktikan kalau sejumlah prestasi berhasil ia gondol. Salah satunya pada ASEAN Para Games 2017

Laura Aurelia: dari Atlet Renang Reguler Jadi Atlet Difabelinstagram.com/npcindonesia

Kegigihan Laura berbuah manis. Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 jadi lomba pertamanya sebagai atlet paralympic. Ia juga berhasil memecahkan rekor pada ASEAN Para Games yang sebelumnya dipegang atlet Thailand yaitu Thongbai Chaisawas. Dua medali emasi ia gondol dari ASEAN Para Games 2017.

Laura yang tadinya sempat depresi, berbalik percaya diri. Ia tak putus asa lagi dan selalu mau melanjutkan karya-karyanya.

7. Tak cuma atlet, Laura masih menjalani harinya dengan kuliah & memberi motivasi. Ia bahkan sempat didapuk jadi model di ajang fashion lho!

Laura Aurelia: dari Atlet Renang Reguler Jadi Atlet Difabelinstagram.com/laurelliaa

Pada tahun 2017, Laura diterima sebagai mahasiswi Universitas Gadjah Mada Jurusan Psikologi. Di kesempatan lain, kita bisa melihat sosoknya jadi pembicara dan memotivasi di beragam acara. Bahkan di tahun 2018, ia didapuk jadi peragawati dalam Jakarta Modest Fashion Week 2018 mewakili kaum difabel lho! Kurang keren apa coba?

Itu dia kisah Laura Aurelia dan perjuangannya menerima diri sendiri. Bagaimana ia bisa bangkit dan menggantikan kesedihannya jadi kesuksesan bisa banget ditiru. Kalau ia bisa, kenapa kita gak bisa?

Baca Juga: Kisah Abby & Brittany, Guru Kembar Dempet yang Menolak Dipisahkan

Topik:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya