Kembali ke Persib, Dedi Kusnandar Ingin Bawa Pangeran Biru Hattrick Juara

- Dedi Kusnandar merasa sangat senang bisa kembali ke Persib Bandung setelah lebih dari sepuluh tahun membela klub tersebut.
- Kehadiran pemain anyar membuat Dedi optimistis, dan ia ingin berkontribusi untuk membawa Persib meraih gelar juara dengan semangat kebersamaan.
- Persib yang berada di puncak klasemen dan akan menghadapi babak 16 besar AFC menjadi tantangan yang memotivasi Dedi untuk memberikan kontribusi terbaiknya.
Bandung, IDN Times - Kepulangan pemain tengah Dedi Kusnandar ke Persib Bandung bukan sekadar transfer biasa. Bagi sosok yang sudah lebih dari satu dekade membela Maung Bandung itu, keputusan pulang ke klub lamanya sarat emosi, kebanggaan, sekaligus tanggung jawab besar.
Dedi mengakui, meninggalkan Persib sebelumnya bukanlah hal mudah. Karena itu, saat kesempatan kembali datang, perasaan haru dan bangga langsung menyelimuti gelandang berusia 33 tahun tersebut.
1. Persib jadi bagian dari hidup

Dedi tak menampik rasa bahagianya bisa kembali ke Persib. Ia menyebut klub ini sebagai tempat yang sudah lama menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
“Tidak dipungkiri, sangat senang. Apalagi kemarin tidak mudah meninggalkan klub yang saya sudah bela hampir lebih dari sepuluh tahun,” ujar Dedi.
Menurutnya, kembali ke Persib adalah momentum yang sangat membanggakan dan mengharukan. Bermain lagi di hadapan Bobotoh menjadi motivasi besar baginya untuk memberikan kontribusi terbaik.
2. Ingin berkontribusi di tim bertabur bintang

Kehadiran pemain-pemain anyar seperti Layvin Kurzawa, Thom Haye, hingga Dion membuat Dedi semakin optimistis menatap musim ini. Ia menilai, Persib saat ini memiliki skuad yang solid dan kompetitif.
“Kita tahu Kurzawa, Thom Haye, semua pemain di sini berkualitas dan saya sangat senang bisa bareng-bareng dan saya juga pribadi bisa berkontribusi buat tim ini,” katanya.
Dedi menegaskan, target utama yang ingin ia capai bersama tim adalah membawa Persib kembali meraih gelar juara, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh pemain.
3. Tantangan di puncak klasemen dan panggung Asia adalah pelecut

Persib yang kini berada di puncak klasemen menjadi kebanggaan tersendiri bagi Dedi. Ia menilai posisi tersebut sejalan dengan tradisi dan target klub yang selalu membidik prestasi tertinggi.
“Melihat posisi Persib sekarang, saya sangat senang. Saya bisa datang ke sini dan bisa berkontribusi buat tim,” ucapnya.
Tak hanya di kompetisi domestik, Dedi juga antusias menghadapi babak 16 besar AFC. Berkaca dari kegagalan musim lalu, ia melihat tantangan kali ini sebagai motivasi tambahan.
“Tantangan pasti lebih berat, lawan-lawan juga pasti lebih berat, dan saya sangat semangat untuk menghadapi 16 besar itu,” ujarnya.
Dengan jadwal padat dan persaingan internal yang ketat, Dedi memilih melihatnya sebagai hal positif. Baginya, kompetisi di dalam tim justru menghadirkan aura positif untuk meningkatkan kualitas permainan, baik secara individu maupun kolektif.

















