Federico Barba Siap Menangkan Semua Laga Domestik Usai Tumbang di ACL2

- Federico Barba menegaskan Persib siap bangkit usai tersingkir dari kompetisi Asia dan fokus penuh menghadapi laga Liga 1 melawan Persita Tangerang dengan mentalitas menang.
- Latihan malam selama Ramadan dianggap bukan masalah besar oleh Barba, yang menekankan pentingnya kekompakan tim agar tetap solid dan berjuang bersama di sisa musim.
- Pelatih Bojan Hodak mewaspadai permainan terorganisir Persita serta menyiapkan rotasi pemain untuk menghadapi jadwal padat, memastikan seluruh skuad siap tampil maksimal.
Bandung, IDN Times - Kapten Persib, Federico Barba, menegaskan timnya ingin segera bangkit setelah menuntaskan kiprah di kompetisi Asia. Fokus kini sepenuhnya diarahkan ke laga lanjutan Liga 1 menghadapi Persita Tangerang. Menurut Barba, mentalitas jadi kunci utama jika ingin kembali ke jalur kemenangan.
“Laga di AFC sudah selesai. Sekarang kami mencari hasil positif dan akan berusaha hingga akhir. Kami ingin memenangkan setiap pertandingan dan harus punya mentalitas untuk meraih kemenangan,” ujarnya.
1. Laga Ramadan bukan hal baru

Pertandingan kali ini juga menjadi yang pertama bagi Persib di bulan Ramadan. Jadwal latihan yang berlangsung lebih malam dari biasanya disebut Barba sebagai hal yang berbeda, tapi bukan masalah besar.
“Memang agak aneh karena latihannya mendekati larut malam. Tapi saya pernah bermain di waktu seperti ini, jadi tidak apa-apa,” katanya.
Sebagai kapten, ia menekankan pentingnya kekompakan tim usai tersingkir dari kompetisi Asia. Musim belum selesai dan ruang ganti harus tetap solid.
“Kami butuh semua orang di ruang ganti. Semua harus berjalan dalam satu arah yang sama. Kami tahu laga ini sulit seperti pertemuan pertama, tapi kami bermain di kandang dan harus melakukan yang terbaik,” ucapnya.
2. Waspadai permainan Persita yang terorganisir dan sulit ditembus

Sementara itu, pelatih Persib Bojan Hodak mengingatkan anak asuhnya soal kualitas lawan. Ia menyebut Persita sebagai tim yang terorganisir dengan baik dan mampu memberi kejutan musim ini.
“Kami kalah di pertemuan pertama melawan mereka. Laga kedua besok akan sulit, tapi kami bermain di kandang dan di kandang kami selalu mendapatkan hasil positif,” kata Hodak.
Dari sisi kondisi pemain, Marc Klok dan Julio belum bisa diturunkan. Marc sudah kembali berlatih bersama tim, namun dinilai belum siap tampil. Sementara Julio baru menjalani latihan individu.
“Selain itu tidak ada masalah,” ujarnya.
3. Rotasi jadi kunci hadapi jadwal padat

Hodak menilai Persita adalah tim yang disiplin dan kompak dalam bertahan. Mereka tidak banyak kebobolan, namun juga tidak terlalu produktif mencetak gol.
“Mereka menunggu kami melakukan kesalahan lalu melancarkan serangan balik. Kami akan mencoba mengatasinya,” katanya.
Menghadapi jadwal padat di bulan puasa, Hodak menegaskan seluruh pemain harus siap diturunkan.
“Itu mengapa kami punya 22 pemain dan semuanya harus siap bermain karena mereka semua digaji. Ini bukan hanya tentang sebelas pemain. Siapa pun yang bermain harus mengerahkan segalanya,” ujar dia.
Persib pun dituntut segera bangkit. Bermain di kandang jadi momentum yang tak ingin mereka sia-siakan.
















