Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ketika Turnamen Domino Jadi Ruang Temu Komunitas dan Dunia Pendidikan
Ilustrasi pendidikan formal (freepik.com)
  • Penutupan Surabaya Domino Tournament 2026 jadi ajang interaksi antara komunitas, penyelenggara, dan Dinas Pendidikan Jawa Timur yang hadir langsung menyerahkan penghargaan serta membangun komunikasi lintas sektor.
  • Setelah turnamen, perwakilan HGI berdiskusi dengan Dinas Pendidikan Jatim membahas pengembangan talenta muda, pendidikan vokasi, dan peluang kolaborasi dunia pendidikan dengan industri kreatif digital.
  • Pertemuan tersebut membuka peluang keterhubungan ekosistem pendidikan vokasi dengan sumber daya industri untuk memperkuat kompetensi siswa dan daya saing lulusan menghadapi tantangan kerja masa depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Kegiatan komunitas kerap menjadi ruang pertemuan berbagai pihak untuk saling berinteraksi dan berbagi gagasan. Tidak hanya menghadirkan hiburan, kegiatan semacam ini juga bisa membuka peluang dialog lintas sektor.

Hal tersebut terlihat dalam rangkaian penutupan Surabaya Domino Tournament 2026 yang berlangsung pada 18–19 April 2026. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai.

Dalam kesempatan tersebut, Aries mengikuti rangkaian kegiatan penutupan turnamen. Ia juga ikut menyerahkan penghargaan kepada para pemenang serta berinteraksi dengan peserta dan tim penyelenggara.

Momentum ini kemudian menjadi titik awal komunikasi yang lebih luas antara komunitas, platform digital, dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan terkait pengembangan generasi muda.

1. Penutupan turnamen jadi ruang interaksi komunitas

Ketika Turnamen Domino Jadi Ruang Temu Komunitas dan Dunia Pendidikan (Dok. IDN Times)

Rangkaian penutupan Surabaya Domino Tournament 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang interaksi antara berbagai pihak yang hadir. Sejumlah peserta, penyelenggara, serta perwakilan komunitas berkumpul dalam suasana yang terbuka dan interaktif.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, turut hadir dan mengikuti kegiatan hingga penyerahan penghargaan kepada para pemenang. Kehadirannya juga menjadi perhatian para peserta yang memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto dan berinteraksi.

Melalui kehadiran tersebut, terlihat adanya ruang komunikasi yang terbangun antara komunitas digital, penyelenggara acara, dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Aries juga membagikan momentum tersebut melalui unggahan di media sosial pribadinya, sebagai sinyal menunjukkan perhatian terhadap kegiatan berbasis komunitas serta ruang dialog yang muncul dari acara tersebut.

2. Diskusi pengembangan talenta muda dan pendidikan vokasi

ilustrasi pendidikan (pixabay.com/ptksgc)

Setelah rangkaian turnamen, perwakilan HGI, Ray dan Niny, melakukan kunjungan resmi untuk berdiskusi dengan jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada 20 April 2026.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah topik yang berkaitan dengan pengembangan talenta muda, termasuk pendidikan vokasi, konten digital, serta peluang kerja sama antara dunia pendidikan dan industri.

Diskusi juga menyinggung potensi pengembangan bidang animasi, desain terkait game, serta peluang kolaborasi yang dapat memberikan pengalaman belajar lebih praktis bagi siswa.

Dalam pertemuan tersebut, Aries menyambut baik pertukaran gagasan yang berlangsung sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi kebutuhan dunia kerja.

3. Membuka peluang kolaborasi dengan dunia industri

Ilustrasi efek domino (pexels.com/Oleksandr P)

Selain membahas pengembangan talenta, diskusi juga menyoroti kemungkinan keterhubungan antara ekosistem pendidikan vokasi dengan sumber daya industri yang lebih luas.

Pendekatan ini dinilai dapat membantu meningkatkan kompetensi siswa sekaligus memperkuat daya saing lulusan dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis.

HGI menyampaikan bahwa mereka ingin terus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda, melalui berbagai kegiatan komunitas dan kolaborasi lintas sektor.

“HGI berharap komunikasi seperti ini dapat menjadi awal dari hubungan yang lebih terbuka, praktis, dan berorientasi jangka panjang dengan berbagai pihak,” kata perwakilan HGI, Ray, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Rabu (22/4/2026).

Editorial Team