Comscore Tracker

Windy Cantika Aisah: Keinginan Bahagikan Orang Tua Jadi Kunci Kekuatan

Raih perunggu, Windy dapat bonus Rp300 juta dari Pemprov

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berjanji Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan bonus Rp300 juta kepada Windy Cantika Aisah. Pemberian tersebut karena Windy berhasil meraih medali dalam Olimpiade Tokyo 2020.

Hal ini disampaikan Emil ketika keduanya melakukan perbincangan melalui akun Instagram masing-masing. "Bapak (Joko Widodo) juga akan memberikan bonus Rp1 miliar ya kan, kalau dari provinsi ada Rp300 jutaan, sesuai kesanggupan kita, ditabung ya. Diawet-awet, supaya nanti pas masa tua, saat fisik tidak memungkinkan uangnya bisa membantu diinvestasikan kira-kira gitu," ujar Emil dalam perbincangan tersebut, Minggu (25/7/2021).

1. Windy berterima kasih untuk dukungan semua orang

Windy Cantika Aisah: Keinginan Bahagikan Orang Tua Jadi Kunci KekuatanLifter Indonesia, Windy Cantika Aisah berhasil meraih medali emas di SEA Games 2019 pada Senin (2/12). ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/ama

Obrolan santai keduanya berlangsung sekitar 30 menit. Berbagai hal ditanyakan Emil kepada perempuan asli Cimaung, Kabupaten Bandung ini. Salah satunya, siapa yang membuat dia termotivasi dan berani untuk tampil dalam ajang kelas dunia.

Menurut Windi, banyak pihak memberikan dorongan kepadanya hingga berani untuk berjuang sebagai atlet angkat besi perempuan. Meski alami jalan terjal, namun dukungan keluarga dan orang sekitar berhasil meyakinkannya untuk tetap berani menjadi seorang atlet.

"Kalau buat orang-orang yang semangat terima kasih sudah support (dukung) Windy, dengar cerita Windy, dengar keluh kesah. Terima kasih dukungannya juga," ujarnya.

Meski memiliki hobi lain yaitu bernyanyi, Windy mengaku bahwa dia lebih menyukai angkat besi ketimbang angkat suara.

2. Keinginan membahagiakan orang tua jadi kunci utama

Windy Cantika Aisah: Keinginan Bahagikan Orang Tua Jadi Kunci KekuatanLifter Indonesia, Windy Cantika Aisah (Instagram.com/windycantika11)

Masih dalam obrolan keduanya, Emil pun meminta Windy memberi pesan kepada anak muda yang selama ini lebih banyak rebahan di rumah. Windy lantas meminta mereka untuk tetap semangat dalam melakukan apapun yang memang memiliki makna positif.

Menurutnya, dalam ukuran agama, sudah sepantasnya seorang anak bisa membahagiakan orang tua dengan cara apapun. Ketika seorang anak ingin melakukan itu, maka dia akan bekerja keras mewujudkannya.

"Harus dibanggakan dan mengangkat harkat derajat orang tua, itu hukumnya wajib. Jadi semangat untuk banggain orang tua. Bukan doakan umur mereka pedndek, selagi mereka ada kenapa tidak dibahagiakan," ungkap Windy.

3. Windy peraih medali pertama Indonesia dalam Olimpiade Tokyo

Windy Cantika Aisah: Keinginan Bahagikan Orang Tua Jadi Kunci KekuatanLifter putri Indonesia, Windy Cantika (Instagram.com/timindonesiaofficial)

Sebelumnya, Windy Cantika Aisah sukses mempersembahkan medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 dari cabor angkat besi nomor 49 kg putri. Bertanding di Tokyo International Forum, Sabtu (24/7/2021), Windy finis di posisi ketiga dengan total angkatan 194 kg.

Dalam tiga kali percobaan angkatan snatch, Windy mengalami dua kali gagal, tepatnya di angkatan pertama dan ketiga. Di angkatan ketiga, saat Windy menambah beban menjadi 87 kg, dia gagal melakukan angkatan. Alhasil, total angkatan snatch Windy hanya 84 kg saja.

Untuk angkatan "snatch" di nomor 49 kg putri ini, atlet asal Tiongkok, Hou Zhihui, jadi yang terbesar dengan catatan 94 kg. Bahkan, catatannya ini memecahkan rekor Olimpiade sebelumnya. Namun, Zhihui belum mampu melampaui catatan snatch 96 kg yang dia torehkan di Tashkent, April 2021 silam.

Berlanjut ke angkatan clean and jerk, Windy mulai menunjukkan kekuatannya. Bersaing dengan atlet dari Amerika Serikat, Jourdan Delacruz, Windy menunjukkan kekuatan mental yang apik. Dia mampu memeragakan angkatan yang apik

Dari total tiga angkatan yang Windy lakukan, dia mampu mengangkat beban sebesar 110 kg. Atlet asal Jawa Barat itu pun menorehkan total angkatan 194 kg. Dia pun sukses finis di posisi ketiga, sekaligus berhak atas medali perunggu di Olimpiade 2020 ini.

Sedangkan untuk medali emas dari nomor 49 kg putri Olimpiade 2020 ini, didapatkan oleh Zhihui dengan total angkatan 210 kg. Sementara itu, medali perak sukses diraih oleh atlet asal India, Chanu Mirabai, dengan total angkatan 202 kg.

Baca Juga: Sang Ibu Kenang Perjuangan Windy ke Olimpiade, Barbel Semen Jadi Saksi

Baca Juga: 9 Pesona Windy Cantika, Atlet Indonesia Pertama Raih Medali Olimpiade

Topic:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya