TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Akmil Open 2021 Digelar Besok, Hadiah Sampai Rp270 Juta

Ada banyak kategori yang dilombakan

ilustrasi bulu tangkis badminton

Bandung, IDN Times – Semakin longgarnya aktivitas masyarakat di luar rumah menjadi saat yang tepat untuk kembali memutar ekosistem bulu tangkis nasional. Di tengah momentum tersebut, YUZU Isotonic yang bekerja sama dengan Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, bakal menyelenggarakan kejuaraan YUZU Isotonic Akmil Open 2021.

Turnamen dengan skala nasional ini akan diselenggarakan di dua arena, yakni GOR Djarum Magelang dan GOR Soeroto Akademi Militer, mulai Kamis, 28 Oktober hingga Minggu, 7 November 2021.

Kepala Marketing YUZU, Bambang Hartono, mengatakan jika turnamen tersebut menjadi momentum kembalinya turnamen olahraga yang selama 1,5 tahun terhenti akibat pandemi. Maka itu, ia berharap turnamen dapat menjadi ajang pembuktian diri dan mewujudkan mimpi para atlet muda dalam meniti tangga prestasi di kancah bulutangkis nasional.

1. Menyalurkan bakat sekaligus memperebutkan hadiah

ilustrasi bulu tangkis atau badminton. Unsplash/Frame Harirak

Tak tanggung-tanggung, YUZU menggelontorkan total hadiah sebesar Rp270 juta untuk para kampiun kejuaraan ini. Mereka akan berebut hadiah sambil menyalurkan bakatnya di bidang tepok bulu.

“Semoga para atlet yang berpartisipasi merasa lebih termotivasi untuk tidak hanya berani bermimpi tetapi juga berani untuk mewujudkan mimpinya dan meraih prestasi setinggi-tingginya, khususnya di cabang bulutangkis,” kata Bambang, dalam rilis yang diterima IDN Times, Rabu (27/10/2021).

2. Bulu tangkis jadi olahraga yang harus didukung karena sering harumkan nama bangsa

Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Candra Wijaya (IDN Times/Istimewa)

Di sisi lain, Gubernur Akademi Militer Mayor Jenderal TNI Candra Wijaya, menuturkan sejatinya turnamen ini merupakan rangkaian dari perayaan HUT ke-64 lembaga pendidikan TNI Angkatan Darat tersebut. Di matanya, bulu tangkis merupakan olahraga kebanggaan masyarakat Indonesia sehingga memang harus didukung penuh.

“Bulu tangkis merupakan olahraga yang dicintai masyarakat dan telah membawa harum nama bangsa di mata dunia. Maka, sudah selayaknya kita memutar kembali kompetisi di level nasional guna mempersiapkan atlet-atlet muda berbakat,” ujar Candra.

Stimulus terhadap atlet-atlet muda tersebut, kata Candra, harus dilakukan agar bulu tangkis Indonesia dapat bersaing dengan negara kuat lainnya seperti China, Malaysia, Denmark hingga Korea, yang selama ini mendominasi bulutangkis tingkat dunia.

Baca Juga: 12 Adu Gaya Trio Coach 'Naga', Pelatih Bulu Tangkis Indonesia Terhits

Baca Juga: 5 Pelatih Bulu Tangkis asal Indonesia yang Membina Timnas Malaysia 

Baca Juga: Jabar Berbagi Tahta dengan Jatim di Bulu Tangkis PON Papua

Berita Terkini Lainnya