Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sekda Jabar Sebut Kuota TPA Sarimukti Akan Habis Akhir Tahun Ini
Pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti. dok Pemkot Bandung
  • TPA Sarimukti, penampung sampah Bandung Raya, diperkirakan penuh pada Oktober atau paling lambat akhir 2026 meski Zona 5 telah dibuka.

  • Pemprov Jabar akan memadatkan timbunan hingga Desember dengan analisis ITB, namun langkah sementara ini harus memperhatikan risiko gas metana mudah terbakar.

  • Pemprov menyiapkan teknologi pirolisis berkapasitas sekitar 1.000 ton per hari menjadi solar; lahan sedang diurus dan instalasi ditargetkan dipasang akhir 2026, beroperasi 2027.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (6/10/2026)

Sekda Jabar Herman Suryatman menyatakan kapasitas TPA Sarimukti semakin terbatas meski Zona 5 telah dibuka untuk memperpanjang usia operasionalnya.

Oktober 2026

Zona 5 TPA Sarimukti diperkirakan penuh berdasarkan pengecekan lapangan.

tiga bulan ini

Pemprov Jabar bersama ahli ITB akan menangani timbunan sampah, termasuk melalui pemadatan dengan teknologi yang memperhitungkan risiko gas metana.

Desember

Pemadatan sampah akan dilakukan hingga Desember untuk sementara memperpanjang usia TPA Sarimukti.

akhir tahun ini

TPA Sarimukti diperkirakan penuh. Pemprov Jabar juga menargetkan pemasangan teknologi pirolisis untuk mengolah sekitar 1.000 ton sampah lama per hari menjadi solar.

akhir 2026

Instalasi pengolahan sampah ditargetkan mulai dipasang setelah proses penggunaan lahan dengan Kementerian Kehutanan berjalan.

2027

Instalasi pengolahan sampah ditargetkan dapat beroperasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    TPA Sarimukti di Bandung Raya diperkirakan penuh pada Oktober 2026 atau paling lambat akhir tahun, sehingga kapasitas pembuangan sampah semakin terbatas.
  • Who?
    Pemprov Jawa Barat, Sekda Jabar Herman Suryatman, ahli dari ITB, Kementerian Kehutanan, Angkatan Darat, serta mitra terkait terlibat dalam penanganan kapasitas TPA Sarimukti.
  • Where?
    TPA Sarimukti, yang menjadi lokasi pembuangan sampah dari wilayah Bandung Raya. Herman menyampaikan kondisi itu di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung.
  • When?
    Pengecekan dan pernyataan disampaikan Selasa, 6 Oktober 2026. Zona 5 diperkirakan penuh pada Oktober 2026 atau akhir tahun; instalasi pirolisis ditargetkan dipasang akhir 2026 dan beroperasi 2027.
  • Why?
    Ruang di Zona 5 TPA Sarimukti menipis setelah dibuka untuk memperpanjang usia tempat pembuangan. Timbunan sampah juga menghasilkan gas metana yang mudah terbakar.
  • How?
    Pemprov Jabar menyiapkan pemadatan timbunan dengan teknologi yang mempertimbangkan gas metana hingga Desember, sambil menyiapkan pirolisis berkapasitas sekitar 1.000 ton sampah per hari menjadi solar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Tempat sampah besar Sarimukti di Bandung Raya mulai penuh. Pak Herman dari Jawa Barat bilang tempat itu mungkin penuh bulan Oktober atau akhir tahun ini. Pemerintah mau memadatkan sampah dengan hati-hati karena ada gas yang mudah terbakar. Mereka juga mau pasang alat yang mengubah sampah lama jadi solar. Alat itu ditargetkan bekerja pada 2027.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah keterbatasan ruang Sarimukti, langkah Pemprov Jawa Barat menunjukkan penanganan yang semakin terarah: pemantauan lapangan telah dilakukan, ahli ITB dilibatkan untuk memastikan pemadatan berlangsung akuntabel, dan persiapan pirolisis serta perizinan lahan berjalan. Rangkaian ini mencerminkan upaya mencari ruang waktu sekaligus menyiapkan pengolahan sampah yang lebih terstruktur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Persoalan sampah di Bandung Raya berpotensi kembali mengalami darurat. Tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti yang selama ini menjadi tumpuan pembuangan sampah dari wilayah Bandung Raya disebut mulai penuh.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan, umur TPA Sarimukti hanya bisa bertahan hingga akhir tahun ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, Pemprov Jabar sebelumnya sudah berupaya memperpanjang usia Sarimukti dengan membuka Zona 5. Namun, ruang yang tersedia kini kembali menipis.

"Jadi, kami sudah mengingatkan jauh hari sebelumnya, bahwa Sarimukti kan terbatas, dan provinsi sudah berikhtiar semaksimal mungkin bagaimana Sarimukti bisa diperpanjang usianya, makanya kita buka Zona Lima," kata Herman saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Selasa (6/10/2026).

1. Akhir tahun ini TPA Sarimukti penuh

Pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti. dok Pemkot Bandung

Herman menyebut, berdasarkan pengecekan di lapangan, Zona 5 diperkirakan penuh pada Oktober 2026 atau paling lambat akhir tahun. Dia memastikan waktu penanganan sampah di TPA Sarimukti sudah tinggal hitungan bulan.

"Posisi terakhir sudah kami perkirakan bulan Oktober ini penuh atau akhir tahun ini lah, akhir tahun ini Sarimukti itu penuh, kami sudah cek lapangan," kata dia.

Dengan kondisi tersebut, Pemprov Jabar sedang berupaya memperpanjang usia TPA Sarimukti dengan melakukan pemadatan terhadap timbunan sampah. Namun, langkah tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan karena tumpukan sampah menghasilkan gas metana yang mudah terbakar.

"Bahkan teman-teman ahli dari ITB juga turun untuk membantu melakukan analisis cepat, tiga bulan ini akan di-treatment, salah satunya di-compacting (pemadatan), tentu dengan teknologi yang akuntabel karena ada gas metana," kata Herman.

2. Pemprov Jabar berusaha perpanjang umur TPA Sarimukti

TPA Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat. (Rizki/IDN Times)

Kendati begitu, Herman mengungkapkan, pemadatan bukan solusi jangka panjang, upaya tersebut hanya memberikan tambahan ruang untuk sementara waktu.

"Kami akan melakukan compacting itu sampai Desember, sehingga usianya bisa diperpanjang berapa usia tambahannya, nanti kita lihat analisis dari ITB," katanya.

Di sisi lain, Pemprov Jabar juga menyiapkan skenario lain yaitu dengan menggunakan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah lama menjadi bahan bakar. Teknologi tersebut ditargetkan mampu mengolah hingga sekitar 1.000 ton sampah per hari menjadi solar.

"Dengan Pak Kasat sepakat, akhir tahun ini akan dipasang penanganan sampah dengan teknologi pirolisis, bagaimana sampah-sampah lama itu diolah, per harinya 1.000 ton menjadi solar," katanya.

3. Pemprov Jabar coba menggunakan teknologi pirolisis

TPK Sarimukti (Humas/Pemprov Jabar)

Untuk mendukung rencana tersebut, Pemprov Jabar juga tengah mengurus lahan dengan Kementerian Kehutanan. Menurut Herman, proses perizinan penggunaan lahan telah berjalan, dan Instalasi pengolahan sampah ditargetkan mulai dipasang akhir 2026 hingga dapat beroperasi pada 2027.

"Tanah di lapangan sudah diurus dengan Kementerian Kehutanan. Sudah turun PPKH-nya ke Angkatan Darat, dan Angkatan Darat dengan mitra terkait sudah cek lapangan," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article