Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Modus Sindikat Narkoba di Jabar Berubah, Transaksi Banyak Lewat Medsos
Ilustrasi narkoba (IDN Times/Sukma Sakti)
  • Sindikat narkoba di Jawa Barat mengubah modus dengan memanfaatkan media sosial, aplikasi pesan terenkripsi, dan jasa ekspedisi untuk transaksi serta distribusi.

  • Polda Jabar memperkuat pengawasan digital melalui Operasi Antik Lodaya 2026, dengan sasaran penindakan lapangan sekaligus penelusuran jaringan berbasis data intelijen.

  • Januari–Agustus 2026, Polda Jabar dan Polres menangani 2.720 kasus narkoba dengan 3.309 tersangka; pengungkapan diminta menelusuri pengendali hingga rantai pasokan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Januari hingga Agustus 2026

Polda Jabar dan jajaran Polres menangani 2.720 kasus narkoba serta menetapkan 3.309 tersangka.

1 Oktober 2026

Polda Jabar menyatakan sindikat narkoba mengubah modus dengan memanfaatkan media sosial, aplikasi pesan terenkripsi, dan jasa ekspedisi.

kini

Polda Jabar memperkuat pengawasan ruang digital dan menelusuri jaringan pengendali di balik peredaran narkoba.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sindikat narkoba di Jawa Barat mengubah modus operasi dengan memakai media sosial, aplikasi pesan terenkripsi, dan layanan ekspedisi untuk transaksi serta distribusi narkotika.
  • Who?
    Sindikat peredaran narkoba menjadi sasaran pengawasan Polda Jabar. Kombes Pol Benny Subandi meminta personel mengembangkan pengungkapan hingga pengendali jaringan dan rantai pasokan.
  • Where?
    Peredaran dan penanganan kasus berlangsung di Jawa Barat, dengan keterangan disampaikan Kombes Pol Benny Subandi di Mapolda Jabar, Bandung.
  • When?
    Keterangan disampaikan Kamis, 1 Oktober 2026. Polda Jabar mencatat penanganan 2.720 kasus narkoba sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
  • Why?
    Polda Jabar memperkuat pengawasan digital karena pelaku semakin memanfaatkan teknologi untuk berkomunikasi, bertransaksi, dan menyalurkan narkotika ke berbagai daerah.
  • How?
    Operasi Antik Lodaya 2026 menelusuri jaringan digital dan pelaku lapangan dengan data intelijen terverifikasi, serta mengembangkan setiap kasus untuk mengungkap pengendali, asal barang, dan rantai pasokan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Polisi bilang penjual narkoba di Jawa Barat sekarang banyak memakai media sosial dan pesan rahasia untuk jual beli. Mereka juga memakai jasa kirim untuk mengantar barang. Polisi sedang mengawasi internet dan mencari orang-orang di baliknya. Dari Januari sampai Agustus 2026, polisi menangani 2.720 kasus dan menetapkan 3.309 orang sebagai tersangka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penguatan pengawasan digital oleh Polda Jabar menunjukkan penyesuaian penegakan hukum terhadap perubahan modus sindikat narkoba. Dengan mengandalkan intelijen terverifikasi dan menelusuri jaringan hingga pengendali serta rantai pasoknya, operasi tidak semata berfokus pada pelaku lapangan. Ribuan kasus yang telah ditangani juga mencerminkan kapasitas aparat dalam mengungkap peredaran narkotika.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Sindikat peredaran narkoba di Jawa Barat sudah mulai mengubah pola operasinya. Polisi menyebut para pelaku kini memanfaatkan teknologi digital untuk menjalankan transaksi hingga mendistribusikan narkotika ke berbagai daerah.

Irwasda Polda Jabar, Kombes Benny Subandi mengatakan, modus peredaran narkoba tidak lagi hanya mengandalkan pertemuan langsung maupun pengiriman menggunakan kurir darat.

"Para pelaku kini kian cerdik dan adaptif. Modus operandi tidak lagi bergantung pada cara-cara konvensional seperti pengiriman melalui kurir darat atau sistem pemberian barang secara langsung," kata Benny di Mapolda Jabar, Kamis (1/10/2026).

1. Para sindikat saat ini memanfaatkan teknologi

Ilustrasi narkoba. (IDN Times/Sukma Shakti)

Menurut dia, teknologi digital kini digunakan dalam berbagai tahapan, mulai dari transaksi hingga pengiriman barang. Benny menyebut sindikat narkoba memanfaatkan media sosial dan aplikasi pesan terenkripsi untuk berkomunikasi serta melakukan transaksi.

"Sebaliknya, sindikat memanfaatkan kecanggihan teknologi digital secara menyeluruh, mulai dari transaksi yang dilakukan melalui media sosial, aplikasi pesan terenkripsi, hingga pemanfaatan jasa layanan pengiriman ekspedisi untuk menyalurkan barang ke berbagai daerah," ucapnya.

2. Polda Jabar sudah ungkap 2.720 kasus narkoba di Januari-Agustus 2026

Ilustrasi narkoba (IDN Times)

Dengan kondisi tersebut, Polda Jabar saat ini mulai memperkuat pengawasan di ruang digital. Operasi Antik Lodaya 2026 tidak hanya diarahkan pada penindakan pelaku di lapangan, tetapi juga penelusuran jaringan yang berada di balik peredaran narkoba.

Benny meminta personel mengandalkan data intelijen yang akurat dan terverifikasi untuk menentukan sasaran operasi.

Polda Jabar mencatat 2.720 kasus narkoba telah ditangani bersama seluruh jajaran Polres sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 3.309 orang ditetapkan sebagai tersangka.

"Polisi juga menyita berbagai jenis narkotika dalam jumlah besar, mulai dari narkotika dalam satuan gram hingga jutaan butir obat keras terbatas," kata Benny.

3. Pengungkapan tidak boleh hanya pada pelaku dan kurir

(Ilustrasi narkoba) IDN Times

Benny mengatakan tingginya jumlah kasus yang diungkap tidak hanya menunjukkan penindakan yang dilakukan polisi, tetapi juga menggambarkan besarnya peredaran narkoba di Jawa Barat. Karena itu, dia meminta pengungkapan kasus tidak berhenti pada pelaku yang tertangkap di lapangan.

"Penindakan tidak boleh berhenti hanya pada kurir atau pelaku yang tertangkap di lapangan. Setiap pengungkapan wajib dikembangkan lebih lanjut untuk membongkar sosok pengendali di balik layar, asal-usul barang, serta seluruh rantai pasokan jaringan dari hulu sampai ke hilir," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article