Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Daarut Tauhid Kumpulkan Rp7 Miliar untuk Bantuan Kemanusiaan Palestina
Inin Nastain IDN Times/ Penyerahan donasi dari PUI Majalengka untuk Palestina lewat DT

Majalengka, IDN Times - Daaraut Tauhid (DT) Peduli telah mengumpulkan dana sebesar Rp7,4 miliar donasi kemanusiaan untuk Palestina. Bantuan itu berasal dari masyarakat Indonesia yang terus mengalir hingga Selasa, 31 Oktober 2023.

Tidak hanya DT Peduli, bantuan dana kemanusiaan juga disampaikan warga Majalengka melalui ormas Persatuan Umat Islam (PUI). Sejak dua pekan lalu, dana kemanusiaan dari masyarakat Majalengka telah terkumpul Rp66 juta.

"Kami menggandeng DT. Saat ini kami sedang bekerja sama dengan DT. Dan DT, di sana punya program yang bagus. Kami titipkan amanahnya ke DT," kata Ketua DPD PUI Majalengka Asep Zaki Mulyatno di Sekretariat DPD PUI Majalengka, Jumat (3/11/2023

1. Selama dua pekan, terkumpul Rp66 juta

Inin Nastain IDN Times/ Ketua DPD PUI Majalengka

Dijelaskan Asep, bantuan yang disalurkan ke Palestina melalui DT itu, berasal dari donasi yang dilakukan sekitar dua pekan. Dari aksi itu, terkumpul donasi sebesar Rp66 juta. 

"Penggalangan dari madrasah-madrasah (di bawah naungan) PUI, kami donasikan (untuk Palestina) sebesar Rp66.180.000. Kami titipkan ke Daarut Tauhid untuk menyalurkan ke sana," jelas dia.

Asep menjelaskan, donasi itu merupakan langkah pertama yang dilakukan PUI Majalengka untuk Palestina, setelah politik di negara itu kembali memanas. 

"Ini adalah penggalangan donasi termin pertama. Jadi insyaallah PUI masih membuka donasi selanjutnya dan disesuaikan dengan keadaan di sana," kata Asep.

"Jika ada masyarakat yang mau donasi, silakan datang ke Sekretariat PUI, atau bisa transfer. Ini (donasi) dari sekolah-sekolah di bawah PUI dan warga," lanjut dia.

2. Donasi bagian dari program dakwah dan kemanusiaan

Inin Nastain IDN Times/ Kepala Kantor DT Peduli Kuningan Wahyu Rahman

Kepala Kantor DT Peduli Kuningan Wahyu Rahman mengatakan, donasi untuk Palestina itu, bagian dari lima pilar program. Di DT sendiri, jelas Wahyu, ada lima pilar program.

Lima pilar itu yakni program dakwah, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan program kemanusiaan. 

"Nah untuk (donasi) ke Palestina ini berati program kemanusiaan, dan juga dakwah. Karena kami berada di bawah naungan yayasan pondok pesantren Daarut Tauhid. Sehingga apapun aktivitas yang kami lakukan adalah tujuannya untuk dakwah," kata dia. 

Dijelaskannya, sejak serangan pada 7 Oktober lalu, DT Peduli telah menyalurkan donasi sebanyak tiga kali. Sebagian besar di antaranya donasi makanan siap saji.

"Untuk bantuan ketika agresi yang 7 Oktober kami lakukan secara bertahap. Termasuk tadi pagi ada pemberangkatan bantuan makanan melalui (Bandara) Halim Perdanakusuma, karena dihimpun beberapa organisasi. Yang kemudian dilepas secara resmi oleh pemerintahan, dikirim langsung ke Gaza," kata dia.

"Untuk ke Palestina, tidak hanya setelah serangan 7 Oktober saja kami menyalurkan bantuan. Dari beberapa tahun lalu sudah kami adakan program ke Palestina, yaitu untuk Baitul Quran, untuk pabrik air minum, untuk di Rumah Sakit juga, dan juga mobil klinik," lanjut Wahyu.

3. Berkoordinasi dengan pemerintah

Google

Wahyu menyebutkan, dalam penyaluran donasi yang disalurkan untuk rakyat Palestina, pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah. Hal itu sengaja dilakukan, agar donasi itu bisa lebih mudah disalurkan ke rakyat Palestina.

"Kami berkoordinasi dengan pemerintah. Karena untuk masuk sendiri, sangat sulit," jelas dia.

"Jadi mobil-mobil, truk yang sekarang sedang mengantre menuju Raffah itu, adalah resmi dari pemerintahan. Sehingga kami pun berkoordinasi dengan pemerintah. Supaya bantuan kami bisa masuk," lanjut dia.

Asep menjelaskan, sejak awal terjadi kontak senjata antara Israel dengan pejuang Palestina, DT telah menghimpun sekitar Rp7 miliar.

"Dana yang terkumpul melalui DT Peduli, per hari Selasa tanggal 31 Oktober itu di angka Rp7,4 miliar. Itu yang terkumpul secara keseluruhan oleh DT," kata Wahyu

Editorial Team

Related Article