Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung menyoroti maraknya peredaran minuman keras dan obat keras ilegal di sejumlah wilayah Kota Bandung, terutama kawasan Bandung Timur.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengaku khawatir peredaran minuman keras bisa memicu meningkatnya aksi kriminalitas dan kekerasan.
“Korban kecelakaan tuh rata-rata konsumsi minuman keras, itu yang saya khawatir justru akan bikin orang lebih nekat,” kata Farhan, Selasa (2/6/2026).
Pemkot Bandung bersama Satpol PP dan aparat kepolisian pun berencana memperkuat penertiban terhadap peredaran miras ilegal hingga obat keras tanpa izin.
