TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Sempat Berhenti Selama PSBB Bandung, Bandros Kini Beroperasi Kembali

Pengoperasian berdasarkan protokol kesehatan COVID-19

instagram.com/bus.bandros

Bandung, IDN Times - Bandung Tour on The Bus (Bandros) Kota Bandung kini mulai beroperasi kembali. Bus wisata yang berkeliling Kota Bandung ini sudah diizinkan untuk beroperasi di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional. Namun, protokol kesehatan seperti pengurangan jumlah penumpang menjadi salah satu syarat untuk dilakukan. 

Kepala UPT Pengelolaan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bandung, Yudiana mengatakan, jumlah penumpang Bandros selama PSBB Proporsional akan dibatasi menjadi 11 orang setiap satu bus.

"Setiap penumpang tes suhu, terus boleh duduk yang sudah disilang, saat ini hanya 11 orang yang boleh masuk bus bandros, 50 persen sesuai aturan," ujar Yudiana saat dihubungi Selasa (23/6).

1. Tiket bisa menggunakan E-money dan mengantre di shelter

Dok. Pribadi/ Agithyra Nidiapraja

Yudiana menuturkan, terkait pembelian tiket untuk masyarakat yang hendak menaiki Bandros bisa melakukan pembayaran melalui e-money dan bisa langsung mengantre di shelter yang sudah disediakan.

"Kita tiket bisa tap cash, bisa online dan manual di selter tiga lokasi dengan tetap antri dan jaga jarak," ungkapnya.

2. Jam operasional tidak berubah

Raja tour

Untuk rute atau jalur selama PSBB Proporsional, Yudiana mengungkapkan, ada pengurangan, dari lima jalur yang biasa digunakan ketika normal, kini dikurangi menjadi tiga sampai dua jalur saja.

"Rute masih fleksibel tidak full. Lima jalur sebelum PSBB kini hanya tiga yang dioperasikan. Jam operasional mulai 09:00 WIB sampai jam 16:00 WIB," tuturnya.

3. Jam operasional Bandros malam sementara ditiadakan

Ilustrasi. IDN Times/Yogi Pasha

Adapun soal jam oprasional malam yang hari biasa diberlakukan sebelum PSBB Proporsional akan dihapus sementara. Ia mengatakan, oprasional Bandros hanya diizinkan untuk siang dan belum diizinkan malam hari.

"Jadwal tidak berubah, hanya jadwal tambahan malam belum bisa dioperasikan. Jadi siang saja yang diizinkan," jelasnya.

Baca Juga: Viral! Anak Terdakwa Sunda Empire Tak Mengaku sebagai WNI

Baca Juga: Mirip Brompton, Ternyata Kreuz Sepeda Asli Buatan Bandung

Baca Juga: Polisi Pastikan 500 Juta Dolar Sunda Empire di Bank Swiss Fiktif

Berita Terkini Lainnya