Comscore Tracker

Unik, Hotel di Cirebon Ini Sedia Menu Tradisional Kue Putu dan Pancong

Hidangan penutup kue tradisional di waktu breakfast

Cirebon, IDN Times - Sajian kue kekinian dengan beragam varian sudah biasa dihidangkan di hotel-hotel. Seperti halnya di sebuah hotel di Kota Cirebon ini, yang tak pernah absen menyajikan kue jajanan tradisional kepada para tamu-tamunya.

Di Metland Hotel, sajian kue jajanan tradisional menjadi hidangan penutup di waktu sarapan. Seperti kue putu dan kue pancong, keduanya tak pernah terlewatkan untuk menemani para tamu yang hendak memulai aktivitas di pagi hari.

1. Kue putu, kudapan tradisional

Unik, Hotel di Cirebon Ini Sedia Menu Tradisional Kue Putu dan PancongKue Putu. (IDN Times/Wildan Ibnu)

Sebagian besar masyarakat pasti sudah familiar dengan kue putu. Kue kudapan tradisional itu sudah melegenda sejak masa kecil kita dulu. Biasanya, penjaja makanan kue putu berkeliling ke kampung-kampung lengkap dengan gerobak dan bunyi khas kompor uap.

Kue berbahan utama tepung beras dipadukan dengan pewarna pandan itu dilengkapi dengan  gula merah di dalamnya, menambah khas manis dari kue putu. Usai dicetak berbentuk silinder dengan potongan bambu, kemudian siap dikukus di atas mesin uap yang sudah didesain khusus.

Proses mengkukus kue putu membutuhkan waktu hingga 5 menit. Usai warna berubah ke hijau-hijauan dan kenyal, baru kemudian diangkat dan ditiriskan. Setelah itu, kemudian disajikan dibatas dengan parutan kelapa yang sudah disediakan.

2. Punya banyak varian rasa

Unik, Hotel di Cirebon Ini Sedia Menu Tradisional Kue Putu dan PancongKue Putu. (IDN Times/Wildan Ibnu)

Tak jauh beda dengan kue putu yang dijajakan pedagang keliling, proses penyajian kue putu di Metland Hotel pun tak menghilangkan cara pembuatan tradisional. Akan tetapi, Chef Executive Metland Hotel, Ramli Jamboel, memberikan sedikit sentuhan inovasi rasa yang lebih istimewa.

Selain rasa gula merah, beragam varian rasa kue putu yang dibuatnya. Seperti, stroberi, coklat, kacang, hingga nanas. Tekstur kue putu olahannya terasa lebih lembut dibandingkan dengan kue putu keliling.

"Proses pembuatannya sama, cuma untuk olahan dan sentuhan rasa memang dibuat beda. Namun, enggak mengubah esensi rasa asli. Banyak rasa lain, seperti stroberi, coklat, kacang dan nanas," ujarnya kepada IDN Times, Sabtu (11/1).

3. Kue Pancong beraroma keju dan susu

Unik, Hotel di Cirebon Ini Sedia Menu Tradisional Kue Putu dan PancongKue Pancong. (IDN Times/Wildan Ibnu)

Selain kue putu, Metland Cirebon pun menyajikan kue pancong. Atau, oleh masyarakat Cirebon lebih dikenal sebagai kue gonjing. Kue berbahan utama tepung beras dan kelapa ini pun disajikan dalam pilihan menu dessert saat makan pagi.

Rasa kue jajanan tradisional ini sedikit berbeda dengan dijual oleh pedagang keliling. Sentuhan rasa keju dan aroma susu begitu terasa, saat kue pancong baru saja diangkat dari cetakan berbentuk setengah bulan.

"Kue putu dan pancong ini menjadi pilihan dessert dalam menu breakfast yang disajikan untuk para tamu yang kebanyakan dari luar Cirebon," ujar Public Relations Metland Hotel Cirebon, Wily Asih.

4. Melestarikan kue tradisional yang semakin sulit dicari

Unik, Hotel di Cirebon Ini Sedia Menu Tradisional Kue Putu dan PancongKue jajanan tradisional Kue Putu dan Kue Pancong. (IDN Times/Wildan Ibnu)

Wily menambahkan, inspirasi menyajikan kue khas tradisional ini karena jajanan itu semakin sulit ditemui. Ditambah, tidak sedikit dari para pengunjung yang menanyakan kue-kue tradisional, baik khas Cirebon atau bukan.

Karena itu, untuk melayani tamu-tamu hotel agar tidak kesulitan mendapatkan kue tradisional itu, Metland Hotel berinisiatif membuat pilihan menu kue tradisional, seperti kue putu dan kue pancong. Selain dua kue itu, terdapat pula menu makanan tradisional lain seperti, tahu gejrot, nasi jamblang, dan kue-kue tradisional lainnya.

"Selain itu kami bertujuan untuk melestarikan kue tradisional yang semakin jarang ditemui. Kalau tamu yang berkunjung ke Metland, tak perlu repot keluar hotel mencari kue khas Cirebon," tutup Wily.

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya