Pencarian Wisata ke Garut Naik 48 Persen, Bandung Dilirik Turis Asing

- Pencarian perjalanan ke Garut naik 48 persen secara tahunan, sementara Wonosobo, Magelang, Pangandaran, Sukabumi, dan Bukittinggi mencatat pertumbuhan pemesanan domestik relatif tercepat.
- Pemesanan akomodasi dari Indonesia ke Mekkah meningkat lebih dari 50 persen secara tahunan; Jeddah dan Madinah juga masuk 10 destinasi internasional dengan pertumbuhan pemesanan tercepat.
- Di Asia, Phu Quoc, Chongqing, Hangzhou, Shenzhen, dan Nagoya mencatat pertumbuhan pemesanan dari Indonesia, sedangkan pencarian dari Singapura ke Bandung naik 64 persen.
Bandung, IDN Times – Bandung semakin menarik perhatian wisatawan mancanegara. Berdasarkan Traveloka Southeast Asia Index Q3 2026, pencarian perjalanan dari Singapura ke Bandung meningkat 64 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di dalam negeri, minat terhadap destinasi wisata daerah juga menunjukkan pertumbuhan. Pencarian ke Garut meningkat 48 persen secara tahunan. Sementara itu, Wonosobo, Magelang, Pangandaran, Sukabumi, dan Bukittinggi masuk dalam daftar destinasi domestik dengan pertumbuhan pemesanan relatif tercepat pada Juli–September 2026.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa pilihan perjalanan wisatawan semakin beragam, mulai dari wisata alam dan budaya di dalam negeri hingga destinasi internasional di Asia. Perjalanan dengan tujuan religi juga menjadi salah satu tren yang menonjol, terutama dengan meningkatnya pemesanan akomodasi dari Indonesia ke Mekkah.
Lantas, apa saja tren perjalanan wisatawan yang tercatat dalam indeks Traveloka sepanjang kuartal III 2026?
1. Pencarian ke Garut Naik 48 Persen, Wisata Daerah Dilirik

Potret Papandayan Camping Ground Garut (instagram.com/papandayancampingground) Destinasi wisata di luar kota-kota besar mencatat pertumbuhan pemesanan selama kuartal III 2026. Wonosobo, Magelang, Pangandaran, Sukabumi, dan Bukittinggi menjadi lima destinasi domestik dengan pertumbuhan relatif tercepat.
Empat dari lima destinasi tersebut dapat dijangkau melalui perjalanan darat dari kota-kota besar di Jawa. Destinasi-destinasi ini menawarkan pilihan wisata alam dan budaya di luar pusat perkotaan.
Selain pertumbuhan pemesanan, pencarian terhadap Garut meningkat 48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kabupaten di Jawa Barat ini dikenal dengan kawasan pegunungan dan lanskap alamnya.
Meski demikian, kenaikan pencarian tidak serta-merta menunjukkan peningkatan jumlah kunjungan aktual. Data tersebut lebih menggambarkan ketertarikan pengguna terhadap destinasi yang dicari melalui platform Traveloka.
2. Pemesanan Akomodasi ke Mekkah Naik Lebih dari 50 Persen

Dok.Istimewa Perjalanan religi turut mewarnai tren perjalanan wisatawan Indonesia. Traveloka mencatat pemesanan akomodasi dari Indonesia ke Mekkah meningkat lebih dari 50 persen secara tahunan.
Selain Mekkah, Jeddah dan Madinah juga masuk dalam daftar 10 destinasi internasional dengan pertumbuhan pemesanan relatif tercepat dari Indonesia. Ketiganya masing-masing menempati peringkat ketujuh, kesembilan, dan kesepuluh.
Peningkatan pemesanan ke Mekkah juga disertai durasi menginap yang lebih panjang. Namun, data yang disampaikan dalam indeks tersebut tidak merinci faktor yang secara langsung menyebabkan perubahan durasi maupun pertumbuhan pemesanan.
Tren perjalanan religi juga terlihat dari meningkatnya pemesanan wisatawan Malaysia menuju Magelang dan Yogyakarta. Magelang merupakan lokasi Candi Borobudur, sedangkan Yogyakarta menjadi salah satu pintu gerbang menuju Candi Prambanan.
Kedua kawasan tersebut memiliki daya tarik berupa warisan budaya dan situs bersejarah yang berkaitan dengan tradisi keagamaan. Pemerintah Indonesia juga mendorong pengembangan kawasan candi sebagai destinasi wisata religi sekaligus ruang pelestarian warisan budaya.
3. Phu Quoc hingga Chongqing Masuk Destinasi Internasional dengan Pertumbuhan Tercepat
Dok.Istimewa Untuk perjalanan ke luar negeri, sejumlah destinasi di Asia mencatat pertumbuhan pemesanan relatif tercepat dari Indonesia.
Lima destinasi yang masuk dalam daftar tersebut adalah Phu Quoc di Vietnam, Chongqing, Hangzhou, dan Shenzhen di China, serta Nagoya di Jepang. Tiga dari lima destinasi itu berada di China.
Phu Quoc juga menjadi destinasi dengan pertumbuhan relatif tertinggi di antara destinasi pendatang baru pada tingkat regional dalam indeks tersebut.
Sementara itu, meningkatnya pencarian perjalanan dari Singapura ke Bandung sebesar 64 persen menunjukkan adanya ketertarikan wisatawan regional terhadap salah satu kota tujuan wisata di Indonesia.
Temuan ini melengkapi gambaran tren perjalanan pada kuartal III 2026, ketika destinasi domestik, wisata religi, warisan budaya, dan tujuan internasional sama-sama mencatat perkembangan.
Traveloka Southeast Asia Index Q3 2026 mencakup data perjalanan selama Juli hingga September 2026. Informasi lengkap mengenai tren dan daftar destinasi dapat diakses melalui situs resmi Traveloka.




















![[QUIZ] Mau Liburan ke Kuningan? Coba Quiz Ini Dulu Biar Gak Salah Pilih](https://image.idntimes.com/post/20250603/pexels-olly-3776843-14cac865e8b10d82539e44c6dde75b47-d5563ad07b5a9b4353f056063cdb0c5b.jpg)