Jejak Kuliner Seabad di Magelang, Toko Kue Mahkota Masih Bertahan Kini. (Dok.Istimewa)
Perjalanan usaha yang hampir menyentuh usia 100 tahun tentu tidak selalu berjalan mulus. Mahkota juga pernah mencoba memperluas pasar dengan membuka cabang di Gading Serpong, Tangerang, pada 2023.
Namun ekspansi tersebut tidak berlangsung lama. Cabang itu akhirnya ditutup pada Januari 2026 dan keluarga memutuskan kembali memusatkan usaha di Magelang.
Bagi Oma Frieda, tantangan terbesar dalam menjalankan usaha bukan hanya soal penjualan atau keuntungan. Yang jauh lebih sulit adalah mempertahankan kualitas dan menjaga hubungan dengan pelanggan yang telah setia selama puluhan tahun.
"Yang sulit itu menjaga hubungan dengan pelanggan. Banyak pelanggan kami sekarang adalah anak dan cucu pelanggan dulu," tuturnya.
Kepercayaan itulah yang membuat Mahkota tetap bertahan hingga hari ini. Bahkan tanpa promosi besar-besaran, toko tersebut tetap dicari pelanggan lama maupun wisatawan yang mendapat rekomendasi dari keluarga dan kerabat. Tak sedikit yang menyebut Mahkota sebagai salah satu hidden gem kuliner di Magelang.
Di usia 81 tahun, Oma Frieda juga masih aktif mengikuti seminar dan pelatihan, termasuk di bidang tata rambut yang telah lama menjadi bagian dari usaha keluarganya. Baginya, usia tidak pernah menjadi alasan untuk berhenti belajar maupun menikmati hidup.
"Usia bukan alasan untuk berhenti. Yang penting pikiran tetap baik dan tetap menikmati apa yang dikerjakan," katanya.
Filosofi yang sama juga diterapkannya dalam menjalankan Mahkota. Ketika banyak pelaku usaha berlomba mengejar pertumbuhan dan keuntungan, ia memilih fokus menjaga kualitas dan mempertahankan kepercayaan pelanggan.
"Bekerja itu bagian dari ibadah. Kalau dilakukan dengan sepenuh hati, hasil baik akan mengikuti," ujar dia.
Karena itu, tujuan utama Mahkota saat ini bukan sekadar mencari profit sebesar-besarnya. Yang terpenting adalah memastikan usaha tetap hidup dan warisan keluarga dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.
"Yang penting survive dulu. Profit mengikuti," kata Oma Frieda.
Filosofi sederhana itulah yang membuat Mahkota mampu melewati berbagai zaman. Dari usaha roti kecil yang dirintis Kwee Kee Gie pada 1926 hingga menjadi toko legendaris yang kini memasuki generasi kelima, Mahkota tidak hanya menjual roti dan kue. Toko ini juga menjaga sepotong sejarah Kota Magelang yang masih bisa dinikmati hingga hari ini.