Bandung, IDN Times - Women Empowerment in Football resmi digelar di Kota Bandung sebagai upaya mendorong pengembangan sepak bola putri sekaligus mencetak pelatih dan talenta perempuan yang berdaya saing global. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan peran strategis perempuan dalam masa depan sepak bola Indonesia.
Program yang digagas Kedutaan Besar Prancis, Fédération Française de Football (FFF), dan PSSI ini bukan sekadar kolaborasi biasa, melainkan sebuah misi besar untuk membawa sepakbola putri Indonesia untuk terbang lebih tinggi, tepatnya di level dunia.
Dalam acara yang digelar di Stadion Sidolig menghadirkan pemain Timnas Indonesia seperti Zahra Muzdalifah, Syafia Chorlienka, Laita Roati, hingga sosok bintang Persib Bandung, Layvin Kurzawa. Selain itu, kegiatan yang melibatkan 400 pesepakbola cilik (7-12 tahun) dan puluhan pelatih perempuan itu akan dibina oleh instruktur top dari Akademi Prancis, Jean-Claude Lafargue dan Ludovic Debru.
