Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Deretan Pemain Asing yang Berhasil Bawa Persib Juara Liga Indonesia
Logo Persib Bandung (instagram.com/persib)
  • Sejak era ISL 2014, pemain asing seperti Makan Konaté dan Vladimir Vujović jadi kunci kebangkitan Persib dengan kontribusi besar di lini tengah dan pertahanan.
  • Pada Liga 1 2023/2024, Persib tampil lebih kolektif dengan kontribusi merata dari pemain asing seperti Mendoza, Kuipers, Beltrame, Ciro Alves, dan David da Silva.
  • Musim 2024/2025 menandai back-to-back juara bagi Persib berkat konsistensi skuad serta peran penting pemain asing seperti Tyronne del Pino, Kocijan, Ciro Alves, dan David da Silva.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara dalam beberapa era tak pernah lepas dari peran pemain asing. Sejak menjuarai Indonesia Super League 2014 hingga mencatat back-to-back di Liga 1, kehadiran pemain asing selalu menjadi pembeda, baik lewat kualitas individu maupun kontribusi di momentum krusial.

Perjalanan Persib pun menunjukkan evolusi yang menarik. Dari ketergantungan pada sosok seperti Makan Konaté di masa lalu, kini Maung Bandung tampil lebih kolektif dengan kekuatan merata di semua lini.

Nama-nama seperti Ciro Alves dan David da Silva menjadi simbol konsistensi di era modern, mengantar Persib kembali berjaya di kompetisi domestik. Berikut para pemain asing di tiap era Persib Juara.

1. ISL 2014: awal kebangkitan era modern Persib

Makan Konate (instagram.com/rans.nusantara)

Persib Bandung memastikan gelar juara Indonesia Super League 2014 setelah menaklukkan Persipura Jayapura di partai final. Pada musim ini, kontribusi pemain asing sangat krusial dalam membangun keseimbangan tim.

  • Vladimir Vujović (Montenegro): Bek tangguh yang jadi pilar lini belakang Persib, dikenal dengan duel udara kuat dan kepemimpinan di pertahanan.

  • Makan Konaté (Mali): Gelandang kreatif sekaligus motor serangan, terkenal lewat gol-gol penting dan visi bermainnya.

  • Djibril Coulibaly (Mali): Penyerang yang memberi variasi di lini depan, berperan sebagai pelapis sekaligus opsi rotasi.

2. Liga 1 2023/2024: era modern dengan kedalaman skuad

Potret kiper debutan Persib, Kevin Ray Mendoza. (twitter/@persib).

Persib kembali berjaya di Liga 1 2023/2024 setelah mengalahkan Madura United di babak Championship Series. Pada musim tersebut menunjukkan peningkatan kualitas skuad, terutama dari kontribusi pemain asing yang lebih merata di semua lini.

Berikut pemain asing dalam skuad juara:

  • Kevin Ray Mendoza (Filipina): Kiper andalan di fase akhir musim, tampil solid dengan penyelamatan krusial.

  • Nick Kuipers (Belanda): Bek tengah yang konsisten dan jadi pemimpin lini pertahanan.

  • Alberto Rodríguez (Spanyol): Bek yang memperkuat kedalaman lini belakang dengan distribusi bola yang baik.

  • Stefano Beltrame (Italia): Gelandang kreatif yang memberi warna baru di lini tengah pada paruh musim kedua.

  • Ciro Alves (Brasil): Penyerang sayap eksplosif, kerap jadi pembeda lewat kecepatan dan dribel.

  • David da Silva (Brasil): Mesin gol utama Persib, konsisten mencetak gol penting sepanjang musim.

3. Liga 1 2024/2025: Back-to-Back Champions

Penyerang Persib Bandung, David Da Silva. (Dok. Persib)

Persib kembali juara di Liga 1 2024/2025 dan mencatatkan back-to-back title, menegaskan dominasi di era modern. Konsistensi permainan sepanjang musim, ditambah kedalaman skuad yang matang, membuat Maung Bandung tampil lebih stabil dibanding rival-rivalnya.

Pemain asing:

  • Kevin Ray Mendoza (Filipina): Kiper yang iampil sebagai pilihan utama di bawah mistar, Mendoza beberapa kali jadi penyelamat tim lewat refleks cepat dan ketenangannya di laga-laga penting.

  • Nick Kuipers (Belanda): Masih jadi sosok sentral di lini belakang, Kuipers menunjukkan konsistensi dan kepemimpinan yang membuat pertahanan Persib tetap solid.

  • Gustavo França (Brasil): Kehadirannya menambah kekuatan lini belakang, terutama dalam duel fisik dan distribusi bola dari area pertahanan.

  • Tyronne del Pino (Spanyol): Kembali menjadi motor kreativitas di lini tengah, Tyronne berperan penting dalam mengatur tempo dan membuka ruang serangan.

  • Mateo Kocijan (Kroasia): Gelandang yang memberikan keseimbangan di lini tengah, Kocijan dikenal dengan kerja kerasnya dalam bertahan maupun membantu transisi ke menyerang.

  • Mailson Lima (Tanjung Verde): Kecepatan dan kelincahannya di sisi sayap menjadi senjata tambahan Persib dalam membongkar pertahanan lawan.

  • Ciro Alves (Brasil): Penyerang yang tetap jadi andalan di lini depan, Ciro konsisten menciptakan peluang lewat pergerakan dan dribel eksplosifnya.

  • David da Silva (Brasil): Bertindak sebagai mesin gol utama, David kembali menunjukkan ketajamannya dengan gol-gol penting yang menjaga Persib di jalur juara.

Editorial Team