Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemprov Jabar Gratiskan Warga Berobat di Seratus RS Termasuk Jakarta
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) dalam acara Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
  • Pemprov Jawa Barat menjamin pengobatan gratis kelas 3 bagi warga di lebih dari 100 rumah sakit negeri dan swasta melalui kerja sama dengan 27 pemerintah kabupaten/kota.

  • Jaringan layanan mencakup rumah sakit di Jawa Barat dan Jakarta, sehingga warga Jabar yang sedang berada di Jakarta dapat berobat tanpa ragu di fasilitas mitra.

  • Rumah sakit rujukan meliputi Harapan Kita, Dharmais, RSPAD, RS Mata Cicendo, dan RS Paru Cisarua untuk memperluas pilihan penanganan penyakit tertentu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (7/10/2026)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan lebih dari 100 rumah sakit negeri dan swasta, termasuk di Jakarta, dapat melayani warga Jabar secara gratis untuk perawatan kelas 3. Pembiayaan ditanggung pemerintah daerah dan Pemprov Jabar melalui kerja sama dengan rumah sakit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemprov Jawa Barat menjamin layanan pengobatan gratis bagi warga Jawa Barat di lebih dari 100 rumah sakit negeri dan swasta, termasuk sejumlah rumah sakit rujukan di Jakarta, untuk perawatan kelas 3.
  • Who?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Pemprov Jawa Barat, 27 pemerintah kabupaten/kota, rumah sakit mitra, serta warga Jawa Barat yang membutuhkan pengobatan terlibat dalam skema ini.
  • Where?
    Layanan tersedia di rumah sakit jaringan kerja sama di Jawa Barat dan Jakarta, antara lain RS Anak dan Bunda Harapan Kita, RS Jantung Harapan Kita, RS Kanker Dharmais, RSPAD, RS Mata Cicendo, dan RS Paru Cisarua.
  • When?
    Dedi Mulyadi menyampaikan keterangan mengenai jaminan layanan tersebut pada Rabu, 7 Oktober 2026.
  • Why?
    Perluasan jaringan dilakukan agar warga Jawa Barat memiliki lebih banyak pilihan layanan kesehatan, termasuk untuk penanganan penyakit tertentu yang tidak tersedia di fasilitas kesehatan terdekat.
  • How?
    Warga Jawa Barat dapat mendatangi rumah sakit yang masuk jaringan kerja sama dan memperoleh perawatan kelas 3; biaya pengobatan ditanggung pemerintah daerah dan Pemprov Jawa Barat sesuai mekanisme kerja sama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah Jawa Barat membuat lebih dari 100 rumah sakit bisa dipakai warga Jabar untuk berobat gratis. Ada rumah sakit di Jawa Barat dan Jakarta. Gubernur Dedi Mulyadi bilang warga yang sakit boleh datang, tapi untuk kamar kelas 3. Pemerintah akan membayar biaya berobatnya. Rumah sakit ini membantu sakit jantung, paru, mata, dan kanker.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Perluasan jaringan lebih dari 100 rumah sakit memberi warga Jawa Barat ruang akses yang lebih luas untuk memperoleh perawatan kelas 3 tanpa biaya, termasuk saat berada di Jakarta. Kolaborasi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota juga membuka pilihan rujukan bagi kebutuhan penanganan tertentu, dari layanan jantung hingga paru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pemprov Jawa Barat memperluas jangkauan pengobatan terhadap masyarakat. Sebanyak seratus rumah sakit negeri dan swasta dipastikan bisa melayani warga Jabar yang hendak berobat secara gratis.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM menyatakan, lebih dari seratus rumah sakit negeri dan swasta yang terlibat dalam kerja sama tersebut, termasuk sejumlah rumah sakit di Jakarta. Meski begitu, layanan gratis hanya bisa digunakan untuk perawatan kelas 3.

"Nanti berobat ke seluruh rumah sakit ini asal di kelas 3. Dijamin pembayarannya," kata KDM, Rabu (7/10/2026).

1. Pemprov Jabar siap tanggung biaya pengobatan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Menurutnya, kerja sama itu melibatkan Pemprov Jabar bersama 27 pemerintah kabupaten/kota. Jaringan rumah sakit tersebut tidak hanya berada di Jawa Barat, tetapi juga mencakup rumah sakit rujukan di Jakarta.

Dengan begitu, KDM meminta warga Jawa Barat yang sedang berada di Jakarta dan membutuhkan layanan kesehatan untuk tetap mendapatkan pengobatan di rumah sakit yang masuk dalam jaringan kerja sama.

"Bagi warga Jabar yang di Jakarta kalau sakit tinggal datang ke rumah sakit-rumah sakit tadi, jangan ragu. Pemerintah daerah dan provinsi bertanggung jawab terhadap pengobatannya," kata dia.

2. Selama layanan di kelas tiga akan ditanggung biaya pengobatannya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Dok. Herka Yanis)

Adapun rumah sakit yang masuk dalam jaringan kerjasama tersebut antara lain RS Anak dan Bunda Harapan Kita, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS Kanker Dharmais, dan RSPAD.

Selain rumah sakit di Jakarta, terdapat pula rumah sakit rujukan di Jawa Barat seperti RS Mata Cicendo dan RS Paru Cisarua. KDM mengatakan, perluasan jaringan tersebut ditujukan agar warga memiliki lebih banyak pilihan ketika membutuhkan penanganan penyakit tertentu.

"Kalau sakit paru bisa diobati, jantung bisa diobati, liver bisa diobati," katanya.

3. Berharap jaringan rumah sakit ini bisa melayani warga Jabar dengan baik

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Meski demikian, skema itu memiliki batasan, di mana layanan yang dijamin dalam kerja sama itu adalah perawatan kelas 3, dengan pembiayaan ditanggung pemerintah daerah dan Pemprov Jabar sesuai mekanisme kerja sama dengan rumah sakit.

KDM berharap, jaringan tersebut dapat memudahkan warga Jabar memperoleh layanan kesehatan, terutama ketika membutuhkan penanganan yang tidak tersedia di fasilitas kesehatan terdekat.

"Yang susah diobati sakit hati," kata KDM.

Curated For You

Editorial Team

Related Article