Bandung, IDN Times - Pergerakan perekonomian dalam negeri bisa mengalami perubahan pada masa pemilihan umum (Pemilu) serentak 2024. Namun, perubahan tersebut dipercaya tidak memberikan dampak negatif.
Akademisi FEB Unpad Fery Hardiyanto menuturkan, satu hal yang disoroti menjelang pemilu ada isu ekonomi yang menggemparkan. Contohnya adalah isu ekonomi pada Pemilu 2019 di mana Indonesia diprediksi menjadi sebuah negara yang gagal.
Isu itu muncul dilatarbelakangi dengan serentetan krisis ekonomi global, seperti Moneter 1998, finansial sektor di tahun 2008-2009, dan Pandemi Covid-19 di tahun 2020.
“(Tetapi) isu ini tidak bisa dipakai dalam kontestasi politik sekarang,” kata Fery dalam dialog bertema Membangun Optimisme Optimisme Ekonomi di Musim Kontestasi Asing Menelisik Tantangan dan Peluang Kedepan, di Kota Bandung, Selasa (18/7/2023).
