Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Nelayan Asal Karawang Hilang usai Jatuh dari Perahu di Sungai Cianjur
ilustrasi tenggelam (pixabay.com/Miller_Eszter)
  • Nelayan Karawang, Paldi (21), hilang setelah terjatuh dari perahu yang dihantam gelombang saat memperbaiki mesin di Muara Sungai Cidamar, Cidaun, Sabtu pagi.
  • Paldi berada bersama Momo dan Yeyen ketika insiden terjadi. Laporan diterima Minggu sekitar pukul 05.00 WIB, lalu dikonfirmasi bersama unsur terkait.
  • Tim SAR gabungan Basarnas, Satpolairud Cianjur, dan Polsek Cidaun terus mencari Paldi dengan memperluas area, sambil mempertimbangkan cuaca, medan, dan keselamatan personel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Paldi, nelayan umur 21 tahun dari Karawang, jatuh dari perahu di Muara Sungai Cidamar, Cianjur. Ia sedang membetulkan mesin bersama Momo dan Yeyen saat ombak menghantam perahu. Paldi terbawa arus dan belum ditemukan. Tim SAR, polisi air, dan polisi masih mencari Paldi di sekitar muara dengan melihat cuaca agar tetap aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons cepat dan terkoordinasi dari tim SAR gabungan menunjukkan perhatian serius terhadap keselamatan Paldi. Setelah laporan diverifikasi, personel segera diberangkatkan dengan peralatan khusus, melibatkan sejumlah instansi, serta memperluas pencarian sambil menyesuaikan cuaca dan medan. Pendekatan ini juga menjaga keselamatan petugas di perairan yang dinamis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Cianjur, IDN Times – Seorang nelayan asal Karawang, Paldi (21), dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu di Muara Sungai Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Hingga Minggu (16/8/2026), korban masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Saat itu Paldi bersama dua rekannya tengah memperbaiki mesin perahu yang mengalami kerusakan di sekitar muara. Namun ketika proses perbaikan berlangsung, gelombang menghantam perahu yang mereka tumpangi sehingga korban terjatuh ke perairan dan hilang terbawa arus.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan hingga kini korban belum ditemukan. Paldi diketahui merupakan warga Kampung Sukajaya 1, Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.

"Saat perahu dihantam gelombang, korban terjatuh ke muara dan hingga saat ini belum ditemukan," kata Ade.

1. Dua rekan korban menjadi saksi kejadian

ilustrasi perahu nelayan di pesisir laut (pexels.com/Tom Fisk)

Saat kejadian, Paldi berada di perahu bersama dua rekannya, yakni Momo (27) dan Yeyen (27). Keduanya menjadi saksi saat korban terjatuh ke perairan setelah perahu dihantam gelombang.

Laporan mengenai insiden tersebut baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung pada Minggu sekitar pukul 05.00 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan koordinasi dengan Unit Siaga SAR Cianjur, Satpolairud Cianjur, dan Polsek Cidaun untuk memastikan informasi kejadian.

2. Pencarian dimulai sejak Minggu dini hari

Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung melalui Unit Siaga SAR Cianjur memberangkatkan tim rescue untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari perahu di sekitar Muara Sungai Cidamar, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Dok.Basarnas Bandung)

Setelah informasi dinyatakan valid, tim rescue dari Unit Siaga SAR Cianjur diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 05.15 WIB. Tim harus menempuh perjalanan darat sekitar 140 kilometer untuk mencapai lokasi kejadian di wilayah pesisir selatan Cianjur.

Dalam operasi tersebut, petugas membawa peralatan SAR air, alat komunikasi, perlengkapan keselamatan personel, serta kendaraan operasional untuk mendukung pencarian. Operasi SAR melibatkan personel Basarnas, Satpolairud Cianjur, dan Polsek Cidaun.

3. Pencarian dilakukan dengan memperhatikan cuaca

Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung melalui Unit Siaga SAR Cianjur memberangkatkan tim rescue untuk melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh dari perahu di sekitar Muara Sungai Cidamar, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Dok.Basarnas Bandung)

Ade mengatakan pencarian masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan karakteristik medan di sekitar Muara Sungai Cidamar. Tim SAR gabungan juga berupaya memperluas area pencarian untuk meningkatkan peluang menemukan korban.

Menurut dia, keselamatan personel yang terlibat menjadi perhatian selama operasi berlangsung, mengingat kondisi perairan selatan Cianjur yang dapat berubah sewaktu-waktu.

"Tim SAR akan melakukan pencarian dengan memperhatikan kondisi medan, cuaca, serta keselamatan seluruh personel yang terlibat. Kami juga berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan di lapangan untuk memperluas area pencarian," ujar Ade.

Hingga Minggu sore, Paldi masih belum ditemukan dan operasi pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan di sekitar lokasi korban diduga terjatuh.

Editorial Team

Related Article