Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KDM Ungkap Kebutuhan Air Data Center BDx Capai 384 Liter per Detik
Dok. Istimewa
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kebutuhan air data center BDx di Jatiluhur yang diproyeksikan mencapai 384 liter per detik atau sekitar 33 ribu meter kubik per hari.

  • KDM meminta pasokan air BDx melalui PDAM dipastikan tidak mengganggu alokasi Jatiluhur bagi pertanian, masyarakat, serta wilayah Bekasi, Karawang, Subang, dan Jakarta.

  • Proyek AI Campus 2 BDx bernilai sekitar Rp3,5 triliun, direncanakan memiliki enam gedung hingga 640 MW; fase pertama gedung awal 120 MW ditargetkan beroperasi awal 2027.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
28 September 2026

KDM melakukan sidak ke proyek AI Campus 2 (CGK4) BDx di Jatiluhur. Ia menyoroti proyeksi kebutuhan air proyek saat seluruh fasilitas beroperasi.

29 September 2026

KDM meminta pasokan air BDx dipastikan tidak mengganggu alokasi bagi petani dan masyarakat. Ia menekankan perlunya menghitung kebutuhan air serta sumber pasokannya sejak awal.

awal 2027

Fase pertama AI Campus 2 yang telah dikontrak ditargetkan mulai beroperasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Gubernur Jawa Barat menyoroti kebutuhan air proyek pusat data AI BDx di Jatiluhur yang diproyeksikan mencapai 384 liter per detik atau sekitar 33 ribu meter kubik per hari saat beroperasi penuh.
  • Who?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), BDx Data Centers, PDAM, Perum Jasa Tirta II, serta masyarakat dan petani yang menggunakan alokasi air Jatiluhur.
  • Where?
    Proyek AI Campus 2 (CGK4) BDx berada di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dengan sumber pasokan air dari sistem Jatiluhur melalui PDAM.
  • When?
    KDM melakukan sidak pada Senin, 28 September 2026. Ia menyampaikan penekanan terkait alokasi air pada Selasa, 29 September 2026. Fase pertama proyek ditargetkan beroperasi awal 2027.
  • Why?
    Kebutuhan air perlu dipastikan tidak mengganggu alokasi bagi pertanian, masyarakat, serta wilayah Bekasi, Karawang, Subang, dan Jakarta yang menggunakan air dari sistem Jatiluhur.
  • How?
    BDx memperoleh air dari Jatiluhur yang disalurkan melalui PDAM, bukan membeli langsung dari PJT II. Kebutuhannya bertahap, dari sekitar 6.000 meter kubik pada tahap awal hingga kapasitas penuh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pak Dedi Mulyadi melihat pusat data BDx di Jatiluhur. Tempat ini nanti butuh banyak air, sampai 384 liter tiap detik. Pak Dedi minta air untuk warga dan petani jangan terganggu. BDx membeli air lewat PDAM. Bangunan pertama ditargetkan mulai bekerja awal tahun 2027.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sorotan terhadap kebutuhan air BDx menunjukkan upaya pengawasan yang dilakukan sejak tahap awal pengembangan, dengan perhatian pada alokasi bagi petani dan masyarakat di berbagai wilayah. Skema pasokan melalui PDAM juga membuka peluang agar aktivitas komersial data center memberi pendapatan yang, menurut KDM, dapat mendukung peningkatan kualitas layanan air bagi publik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM menyoroti kebutuhan air proyek pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) milik BDx di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Hal ini dikarenakan kebutuhan air proyek itu diproyeksikan mencapai 384 liter per detik (LPS) atau sekitar 33 ribu meter kubik per hari ketika seluruh fasilitas beroperasi.

KDM meminta kebutuhan tersebut dipastikan tidak mengganggu alokasi air untuk pertanian dan masyarakat. Hal itu disampaikan KDM saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek AI Campus 2 (CGK4) di kawasan Jatiluhur, Senin (28/9/2026).

Menurut KDM, kebutuhan air perlu dihitung sejak awal karena fasilitas data center akan dikembangkan secara bertahap. Pada tahap awal, kebutuhan air BDx disebut masih sekitar 6.000 meter kubik dan akan meningkat seiring bertambahnya kapasitas.

"Jangan sampai pas di perjalanan di Indonesia itu kalau sudah ribut-ribut politik, kasihan pengusaha harus fight dari sekarang. Airnya cukup enggak? Mengganggu petani enggak?" kata KDM, Selasa (29/9/2026).

1. KDM minta tidak ganggu air pertanian

Dok. Istimewa

KDM mengatakan pemanfaatan air untuk industri harus memperhitungkan alokasi yang telah ditetapkan untuk sektor lain. Sebab, air dari sistem Jatiluhur tidak hanya digunakan untuk kebutuhan di Purwakarta.

Menurutnya, alokasi air dari Jatiluhur juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan Bekasi, Karawang, Subang hingga Jakarta.

"Airnya tidak mengganggu petani, tapi dia alokasikan di Bekasi, Karawang, dan Subang, Jakarta itu sudah ada alokasinya," ujarnya.

2. BDx beli air dari PDAM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

KDM juga menjelaskan mekanisme pemenuhan air BDx berbeda dengan sejumlah data center lain di Jawa Barat. Menurut dia, BDx tidak membeli air secara langsung dari Perum Jasa Tirta (PJT) II, melainkan memperoleh pasokan melalui PDAM.

"Kalau ini kan ngambilnya tetap dari Jatiluhur, tapi masuk di PDAM. Maksudnya mengambil airnya dari Jatiluhur, masuknya ke PDAM, beli airnya dari PDAM. Kan beda," kata KDM.

Karena itu, KDM meminta sumber air untuk data center lain di Jawa Barat juga ditelusuri. Ia mencontohkan fasilitas data center di Karawang yang perlu diperiksa sumber pasokan airnya.

"Kalau di Karawang berarti sumber airnya pasti dari PJT, pasti pakai Citarum kan? Citarum Barat," ujarnya.

3. KDM minta perusahaan tersebut objektif soal penggunaan air

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

Menurut KDM, kebutuhan air setiap data center perlu dilihat secara objektif, termasuk dari mana sumber airnya dan berapa besar volume yang digunakan.

"Kita objektif saja, berapa kebutuhannya?" kata dia.

Di sisi lain, KDM melihat kebutuhan air industri juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi penyedia layanan air. BDx, kata dia, merupakan konsumen komersial PDAM sehingga transaksi tersebut semestinya tidak mengganggu pelayanan air untuk masyarakat.

"Artinya harus ada air yang dijual berdasarkan aspek komersial. Maka BDx merupakan pasar komersial, tanpa mengganggu pelayanan," ujarnya.

KDM bahkan berharap keuntungan dari penjualan air kepada konsumen komersial dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan air bagi masyarakat.

"Bahkan logikanya adalah hasil keuntungan dari BDx ini bisa untuk meningkatkan kualitas layanan air untuk masyarakat umum," katanya.

Diketahui, Proyek BDx Data Centers di Jatiluhur memiliki nilai investasi sekitar Rp3,5 triliun. AI Campus 2 (CGK4) dibangun di atas lahan sekitar 8.000 meter persegi sebagai bagian dari kawasan pengembangan seluas 11 hektare.

Kawasan tersebut direncanakan terdiri dari enam gedung dengan kapasitas pengembangan hingga 640 megawatt (MW). Gedung pertama memiliki kapasitas IT sebesar 120 MW yang dikembangkan secara bertahap. Fase pertama yang telah dikontrak ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027.

Curated For You

Editorial Team

Related Article