Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ITB Tanamkan Nilai AIR untuk Bentuk Karakter Mahasiswa di Era AI
Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil
  • ITB menanamkan nilai Adaptif, Integritas, dan Rendah Hati (AIR) kepada mahasiswa baru sebagai fondasi karakter di tengah perkembangan AI dan media sosial.
  • Nilai AIR dirumuskan bersama dosen, coach, mitra, serta mahasiswa, dengan definisi dan indikator yang dapat dikembangkan sesuai tantangan zaman.
  • ITB menggandeng psikolog untuk membuat instrumen monitoring dan asesmen karakter, agar perkembangan adaptasi mahasiswa S1 serta efektivitas program dapat diukur objektif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
jauh dari beberapa waktu yang lalu

ITB menyusun nilai Adaptif, Integritas, Rendah Hati (AIR) melalui proses yang melibatkan dosen, tim coach, mitra, dan perwakilan mahasiswa.

Sabtu (15/8/2026)

ITB menegaskan nilai AIR tetap relevan untuk membentuk karakter mahasiswa di tengah perkembangan AI dan media sosial.

hingga saat ini

ITB menyatakan konteks nilai AIR tetap sama, sementara definisi dan indikatornya dapat dikembangkan sesuai tantangan mahasiswa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    ITB menanamkan nilai Adaptif, Integritas, dan Rendah Hati (AIR) kepada mahasiswa baru serta mengembangkan instrumen untuk mengukur perkembangan karakter mereka.
  • Who?
    Institut Teknologi Bandung, Kepala Subdirektorat Pengembangan Karakter Mahasiswa Pipit Fitriani, mahasiswa baru, dosen, tim coach, mitra, perwakilan mahasiswa, dan psikolog terlibat dalam program ini.
  • Where?
    Program pengembangan karakter dilaksanakan oleh Institut Teknologi Bandung di Bandung.
  • When?
    Pipit Fitriani menyampaikan perkembangan program tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Pengembangan instrumen pengukuran masih berlangsung.
  • Why?
    Nilai AIR ditanamkan agar mahasiswa memiliki karakter yang relevan menghadapi perubahan teknologi, kecerdasan buatan, media sosial, dan perubahan sosial yang cepat.
  • How?
    ITB merumuskan nilai AIR bersama dosen, coach, mitra, dan mahasiswa; kemudian bekerja sama dengan psikolog untuk melakukan monitoring dan asesmen karakter, termasuk kemampuan adaptasi mahasiswa S1.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
ITB mengajari mahasiswa baru tiga nilai, yaitu mudah menyesuaikan diri, jujur, dan rendah hati. Namanya AIR. Bu Pipit bilang mahasiswa boleh memakai AI, tapi harus baik dan bertanggung jawab. Sekarang ITB juga membuat cara untuk melihat apakah mahasiswa benar-benar punya nilai AIR setelah ikut kegiatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pendekatan ITB menunjukkan upaya terarah untuk memadukan kesiapan teknologi dengan tanggung jawab pribadi. Nilai adaptif, integritas, dan rendah hati dirumuskan secara kolaboratif serta tetap terbuka untuk dikembangkan sesuai tantangan mahasiswa. Pengembangan instrumen bersama psikolog juga memberi landasan evaluasi yang lebih objektif atas perkembangan karakter, bukan sekadar partisipasi kegiatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Institut Teknologi Bandung (ITB) menanamkan pendidikan karakter kepada para mahasiswa baru melalui nilai Adaptif, Integritas, Rendah Hati (AIR). Nilai tersebut dianggap tetap relevan di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan media sosial.

Kepala Subdirektorat Pengembangan Karakter Mahasiswa ITB, Pipit Fitriani mengatakan, nilai AIR telah dirumuskan melalui proses yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari dosen, tim coach, mitra, hingga perwakilan mahasiswa.

"Pada dasarnya nilai AIR ini kami sudah susun jauh dari beberapa waktu yang lalu," ujar Pipit, Sabtu (15/8/2026).

1. Adaptasi dimaksudkan agar mahasiswa bisa mengikuti perkembangan AI

Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

Menurutnya, perumusan nilai tersebut dilakukan untuk menemukan karakter yang dianggap penting dan tetap relevan bagi generasi muda di tengah perubahan zaman.

Pipit mengatakan nilai AIR pada dasarnya masih memiliki konteks yang sama hingga saat ini. Namun, definisi maupun indikatornya dapat terus dikembangkan menyesuaikan tantangan yang dihadapi mahasiswa.

Salah satunya dalam menghadapi perkembangan AI. Menurut dia, mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, termasuk dengan memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab.

"Artinya adaptasi itu kan dia bisa menggunakan, bisa memanfaatkannya, tetapi tetap dia harus punya nilai integritas supaya pemanfaatannya itu masih dalam kebutuhan yang baik, bisa dipertanggungjawabkan," katanya.

2. ITB siapkan alat ukur karakter mahasiswa

Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

Pipit mengatakan ITB juga tengah mengembangkan instrumen untuk mengukur keberhasilan program pengembangan karakter mahasiswa. Hal ini dilakukan agar keberhasilan program tidak hanya dilihat dari jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam sebuah kegiatan belum dapat secara langsung menunjukkan apakah nilai karakter yang ditanamkan benar-benar berkembang.

"Kami kan membuat acara besar seperti ini salah satu parameter keberhasilan mungkin berapa banyak mahasiswa terlibat. Tapi dari sisi nilai karakternya apa benar dia sudah adaptif atau belum, itu kita belum tahu," ujarnya.

3. Proses pengukuran dilakukan melalui monitoring dan asesmen

Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

Kendati begitu, ITB bekerja sama dengan para psikolog dalam mengembangkan alat ukur karakter mahasiswa. Instrumen tersebut nantinya digunakan untuk mengetahui perkembangan karakter mahasiswa secara lebih terukur.

Pipit menjelaskan, proses pengukuran akan dilakukan melalui monitoring dan asesmen setelah mahasiswa mengikuti program. Salah satu aspek yang akan diukur adalah tingkat kemampuan adaptasi mahasiswa, khususnya pada jenjang S1.

"Jadi kita bisa melihat juga secara terkuantifikasi keberhasilan acaranya," katanya.

Dengan instrumen tersebut, ITB berharap pengembangan karakter mahasiswa dapat dievaluasi secara lebih objektif, sekaligus memastikan nilai AIR tetap relevan dengan tantangan generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang cepat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article