Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gempa M 4.2 di Sukabumi Rusak Dua Rumah Warga
Bagian dapur rumah warga yang ambruk akibat gempa di Sukabumi (dok IDN Times)
  • Gempa berkekuatan M 4,2 mengguncang Sukabumi pada Minggu dini hari, berpusat di darat sekitar 8 km tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman 10 km tanpa menimbulkan korban jiwa.
  • Satu rumah di Kecamatan Sukalarang mengalami kerusakan parah pada bagian dinding, dihuni delapan jiwa yang seluruhnya selamat dan kini membutuhkan material bangunan untuk perbaikan.
  • Di Kecamatan Simpenan, dapur rumah warga ambruk total akibat getaran gempa dengan kerugian sekitar Rp40 juta; keluarga terdampak sementara mengungsi dan memerlukan bantuan logistik serta bahan bangunan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sukabumi, IDN Times - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Sukabumi pada Minggu (15/3) dini hari. Getaran yang terjadi sekitar pukul 00.36 WIB itu menyebabkan kerusakan bangunan rumah warga di dua kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat dampak kerusakan terjadi di Kecamatan Sukalarang dan Kecamatan Simpenan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

1. Gempa berpusat di darat tenggara Kota Sukabumi

ilustrasi gempa (unsplash.com/Anastasia R.)

Manager Pusat Pengendali Operasional (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menjelaskan gempa tersebut berada di koordinat 6,97 LS dan 106,98 BT atau sekitar 8 kilometer tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman 10 kilometer.

"Getaran gempa dilaporkan terasa di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi dan menyebabkan beberapa bangunan mengalami kerusakan," kata Daeng, Minggu (15/3/2026).

2. Rumah warga di Sukalarang rusak pada bagian dinding

Rumah retak akibat gempa di Sukabumi (dok IDN Times)

Di Kecamatan Sukalarang, satu unit rumah milik Bubun Bunyamin di Kampung Marga Jaya RT 25/04, Desa Sukamaju mengalami kerusakan cukup parah.

“Dinding bagian atas depan ambruk dan terdapat retakan di beberapa sisi bangunan,” kata Daeng.

Rumah tersebut dihuni dua kepala keluarga dengan total delapan jiwa. Meski mengalami kerusakan, seluruh penghuni rumah dipastikan selamat tanpa luka.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukalarang bersama unsur TNI, Polri, dan relawan telah melakukan assessment di lokasi kejadian. Saat ini, kebutuhan mendesak bagi pemilik rumah berupa material bangunan untuk perbaikan.

3. Dapur rumah di Simpenan ambruk, kerugian capai Rp40 juta

Dampak gempa di Sukabumi (dok IDN Times)

Sementara itu di Kecamatan Simpenan, tepatnya di Kampung Babakan Asem RT 08/02, Desa Loji, rumah milik M Henda Sanusi dilaporkan mengalami kerusakan lebih parah pada bagian dapur.

Bangunan dapur berukuran sekitar 6x4 meter dilaporkan ambruk total. Kondisi bangunan yang sebelumnya sudah mengalami pelapukan diduga membuatnya tidak mampu menahan getaran gempa.

Akibat kejadian tersebut, pemilik rumah bersama lima anggota keluarganya terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat.

Berdasarkan hasil pendataan petugas P2BK Simpenan, kerugian materiil akibat kerusakan itu diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta. Korban juga membutuhkan bantuan bahan pangan, terpal, serta material bangunan untuk memperbaiki rumah yang rusak.

"Hingga kini kami masih melakukan pemantauan di sejumlah wilayah untuk mengantisipasi adanya laporan kerusakan tambahan akibat gempa tersebut," tutupnya.

Editorial Team