Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ethica Siapkan 150 Koleksi Sarimbit untuk Lebaran 2027
Ethica Siapkan 150 Koleksi Sarimbit untuk Lebaran 2027 (Dok.Istimewa)
  • Ethica Group menyiapkan lebih dari 150 koleksi sarimbit Lebaran 2027 dengan produksi tiap desain terkontrol untuk menjaga eksklusivitas, diperkenalkan lewat GRANDE 2027 di Bandung.
  • Koleksi bertema The Explorer mengusung siluet A, H, dan I, warna lembut serta detail dekoratif; Ethica juga menghadirkan seri Shafa dan Seply Adiba untuk kebutuhan berbeda.
  • Menghadapi persaingan digital dan perang harga, Ethica fokus pada identitas merek, kualitas, nilai produk, serta jaringan mitra; harga koleksi berkisar Rp100 ribuan hingga Rp400 ribuan per item.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ethica Group menyiapkan lebih dari 150 baju sarimbit untuk Lebaran 2027. Baju ini untuk keluarga agar terlihat kompak, tetapi tidak terlalu banyak yang memakai baju sama. Mereka mengenalkannya di Bandung bersama mitra dan agen. Ethica memilih menjaga kualitas dan desain, bukan cuma membuat harga murah. Harganya mulai sekitar Rp100 ribu sampai Rp400 ribu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ethica menampilkan respons yang terukur terhadap konsumen sarimbit yang makin selektif melalui pilihan desain beragam, produksi lebih terkendali, serta perhatian pada kenyamanan dan fungsi pakaian. Pendekatan ini memberi ruang bagi keluarga untuk tampil harmonis tanpa mengabaikan karakter individual, sementara kemitraan yang diperkuat turut menopang jangkauan koleksi di berbagai daerah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times – Industri fashion muslim menghadapi tantangan yang semakin kompleks dalam beberapa tahun terakhir. Persaingan merek yang kian ketat, perubahan perilaku konsumen, hingga kemudahan membandingkan produk melalui marketplace membuat pelaku usaha dituntut lebih cermat membaca kebutuhan pasar.

Di tengah kondisi tersebut, Ethica Group memilih memperkuat strategi melalui diferensiasi produk dan menjaga eksklusivitas koleksi. Langkah itu diperkenalkan dalam puncak gelaran GRANDE 2027 bertajuk "Tahta Pesona Raya" yang berlangsung di Harris Festival Citylink Bandung, Minggu (20/9/2026).

Acara yang menjadi penutup rangkaian roadshow koleksi Lebaran 2027 tersebut dihadiri para mitra dan agen dari berbagai daerah di Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, Ethica Group juga memperkenalkan koleksi terbaru dari lini Ethica dan Seply sekaligus memperkuat kolaborasi dengan jaringan mitra yang selama ini menjadi bagian penting pertumbuhan perusahaan.

Chairman Ethica Group, Asep Mulyadi, mengatakan GRANDE merupakan identitas baru yang menggantikan Gala Roadshow Sarimbit Indonesia (GRSI) yang telah digelar selama lima tahun terakhir. Menurutnya, perubahan nama tersebut menjadi penanda fase baru perjalanan perusahaan.

"Setelah lima tahun konsisten menggelar GRSI, kami merasa perlu membawa acara ini ke level yang lebih tinggi melalui identitas baru, yaitu GRANDE atau Grand Fashion Show Baju Lebaran Ethica Group," ujarnya.

1. Ethica hadirkan lebih dari 150 koleksi sarimbit untuk Lebaran 2027

Ethica Siapkan 150 Koleksi Sarimbit untuk Lebaran 2027 (Dok.Istimewa)

Pada musim Lebaran 2027, Ethica Group menyiapkan lebih dari 150 pilihan koleksi sarimbit yang ditujukan untuk berbagai segmen keluarga. Berbeda dengan strategi sebagian pelaku industri yang mengandalkan produksi dalam jumlah besar pada model tertentu, Ethica memilih memperbanyak variasi desain dengan jumlah produksi yang lebih terkontrol.

Menurut manajemen Ethica Group, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga nilai eksklusivitas yang menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen sarimbit.

"Kami memilih menghadirkan pilihan yang banyak, tetapi jumlah pada masing-masing desain tetap kami jaga. Karena bagi kami ada satu hal yang sangat penting dalam sarimbit, yaitu eksklusivitas," ungkap manajemen Ethica Group.

Mereka menjelaskan, sarimbit merupakan produk yang identik dengan momen spesial seperti Hari Raya Idulfitri. Karena itu, konsumen tidak hanya ingin tampil serasi bersama keluarga, tetapi juga ingin mengenakan desain yang tetap terasa istimewa.

"Konsumen tentu ingin tampil kompak bersama keluarganya, tetapi tidak ingin ketika datang ke suatu tempat justru terlalu banyak keluarga lain mengenakan pakaian yang sama," jelasnya.

Selain memperkenalkan ratusan desain baru, Ethica juga menghadirkan tema besar "The Explorer" untuk koleksi Lebaran 2027. Tema tersebut menggambarkan karakter yang aktif, dinamis, modern, namun tetap nyaman digunakan dalam berbagai kesempatan.

Dari sisi desain, koleksi terbaru mengusung siluet A, H, dan I dengan perpaduan warna lembut seperti off white, lilac, blue, dan sand yang dikombinasikan dengan warna-warna lebih kuat sebagai aksen. Detail seperti embroidery, beads, manipulating fabric, hingga aksesori statement juga menjadi bagian dari karakter koleksi tahun depan.

2. Konsumen kini semakin selektif memilih sarimbit

Ethica Siapkan 150 Koleksi Sarimbit untuk Lebaran 2027 (Dok.Istimewa)

Meski pasar sarimbit masih dinilai memiliki prospek yang kuat, Ethica melihat adanya perubahan perilaku konsumen yang cukup signifikan dibanding beberapa tahun lalu.

Menurut perusahaan, sarimbit tidak lagi dipilih hanya berdasarkan motif atau desain yang menarik. Konsumen kini mempertimbangkan lebih banyak aspek sebelum membeli, mulai dari kenyamanan bahan, harga, fungsi pakaian setelah Lebaran, hingga tingkat eksklusivitas desain.

"Konsumen sekarang jauh lebih selektif. Mereka tidak hanya melihat apakah desainnya bagus, tetapi juga mempertimbangkan kenyamanan bahan, harga, fungsi setelah Lebaran, sampai seberapa eksklusif desain tersebut," kata manajemen Ethica Group.

Perubahan tersebut membuat pengembangan produk sarimbit menjadi semakin kompleks. Jika sebelumnya konsep sarimbit identik dengan keseragaman motif untuk seluruh anggota keluarga, kini desain harus mampu menampilkan karakter masing-masing individu tanpa kehilangan kesan harmonis sebagai satu keluarga.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Ethica menghadirkan beberapa pendekatan desain yang berbeda. Salah satunya melalui Shafa Series dari Ethica yang menawarkan konsep atasan dan rok dengan tampilan lebih kasual. Sementara itu, Adiba Series dari Seply menggunakan kombinasi dobby silk yang memberikan kesan lebih feminin dan elegan.

"Kami melihat sarimbit masih mempunyai market yang sangat kuat karena sarimbit bukan hanya produk fashion. Di dalamnya ada unsur kebersamaan dan identitas keluarga, terutama pada momentum Lebaran," ujarnya.

3. Tidak memilih perang harga di tengah pasar yang menantang

Ethica Siapkan 150 Koleksi Sarimbit untuk Lebaran 2027 (Dok.Istimewa)

Ethica mengakui kondisi pasar fashion saat ini tidak mudah. Banyak merek harus berhadapan dengan perubahan perilaku konsumen, persaingan harga, hingga munculnya berbagai pemain baru melalui platform digital.

Menurut perusahaan, marketplace dan social commerce membuat konsumen semakin mudah membandingkan harga maupun desain dari berbagai merek dalam waktu singkat. Situasi tersebut membuat banyak pelaku usaha memilih bersaing melalui diskon dan perang harga.

Namun Ethica mengambil pendekatan berbeda. Perusahaan memilih memperkuat identitas merek, menjaga kualitas produk, serta mempertahankan jaringan kemitraan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

"Hari ini tidak cukup hanya mempunyai produk bagus. Brand harus mempunyai identitas, memahami konsumennya, menjaga kualitas, memberikan value yang sesuai, sekaligus mempunyai distribusi yang sehat," ujar manajemen Ethica Group.

Menurut mereka, memenangkan pasar fashion muslim saat ini tidak bisa hanya mengandalkan harga murah. Konsumen semakin memahami konsep value for money, sehingga kualitas, kenyamanan, dan desain menjadi faktor yang sama pentingnya dengan harga.

Karena itu, Ethica tetap mempertahankan posisi produknya sebagai brand yang terjangkau namun memiliki nilai tambah dari sisi desain dan kualitas. Untuk koleksi GRANDE 2027, produk dipasarkan dengan rentang harga mulai dari kisaran Rp100 ribuan hingga Rp400 ribuan per item, tergantung kategori, material, dan detail yang digunakan.

Owner Ethica Group, Nur Amalia, menegaskan bahwa pertumbuhan perusahaan selama ini tidak terlepas dari upaya memperluas jangkauan produk sekaligus membuka peluang usaha bagi para mitra di berbagai daerah.

Melalui GRANDE 2027, Ethica tidak hanya memperkenalkan koleksi baru untuk musim Lebaran mendatang, tetapi juga memperkuat sinergi dengan jaringan mitra yang menjadi bagian penting dalam perjalanan bisnis perusahaan. Di tengah pasar yang semakin kompetitif, Ethica melihat peluang tetap terbuka bagi brand yang mampu menjaga kualitas, memahami kebutuhan konsumen, dan terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan perkembangan industri fashion muslim.

Curated For You

Editorial Team

Related Article