Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cawalkot Haru Dukung Pengembangan Pasar Kaget Jadi Keekonomian Baru
IDN Times/Istimewa

Bandung, IDN Times - Calon Wali Kota Bandung nomor urut 2, Haru Suandharu mengisi akhir pekan dengan melakukan kegiatan sapa warga bersama para pedagang di Pasar Kaget 46 Cipadung, Kota Bandung, Minggu (13/10/2024). Usai berkeliling pasar dia mengapresiasi kegiatan tersebut karena pasar kaget adalah salah satu kearifan lokal yang harus dilestarikan. Namun, ia mengatakan perlu penataan dan pengelolaan agar saling menguntungkan.

"Tadi ada keluhan warga komplek tidak bisa keluar karena macet. Artinya akses darurat warga perumahan harus ada, tapi pedagang tetap bisa jualan," ujar Haru.

1. Pedagang keluhkan menurunnya daya beli

Pedagang Pasar Raya Padang mengambilkan cabai untuk pelanggannya (Foto: Halbert Caniago/IDN Times)

Dalam kegiatan tersebut, Haru juga berbincang dengan para pedagang dan mendengarkan keluh kesah mereka. Salah satunya tentang menurunnya daya beli masyarakat.

"Saya kira ini kan kondisi global ya, artinya kita gak bisa mengelak. Tinggal sekarang dari pemerintah apa yang bisa dilakukan," ujar Haru.

Haru pun mendorong pemerintah merespons persoalan tersebut dengan langkah konkret. Salah satunya, Haru mengusulkan untuk memasifkan kegiatan pasar murah.

"Dengan pasar murah yang adad di beragai tempat itu akan sangat membantu masyarakat. Mudah-mudahan bisa sedikit meningkatkan daya beli masyarakat," ujarnya.

2. Pemberian modal usaha untuk pelaku UMKM amat penting

Ilustrasi Kredit. (IDN Times/Aditya Pratama)

Di tempat sama, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama mengatakan, munculnya pasar kaget adalah langkah pedagang memenuhi kebutuhannya di tengah lesunya kondisi ekonomi.

Maka dari itu, Ahmad mendorong agar ada bantuan modal bagi masyarakat khususnya para pelaku UMKM. Sehingga mereka bisa tetap berjualan dengan menjemput bola.

"Itu (bantuan modal) harus kita dorong. Mudah-mudahan ada pinjaman lunak bagi UMKM, jadi mereka mendapat pinjaman tapi bunganya dibantu pemerintah," kata Ahmad.

3. UMKM Bandung harus diberdayakan

IDN Times/Istimewa

Ahmad mengungkapkan, visi Bandung Kota Kreatif Dunia yang dicanangkan Haru Suandharu, salah satunya karena besarnya potensi pelaku UMKM. Untuk itu, mereka harus terus didorong dan ditata dengan baik.

"Wajar jika muncul pasar kaget karena itu kebutuhan mereka berjualan, supaya mereka bisa menjemput bola langsung kepada konsumen," tutup Ahmad.

Editorial Team

Related Article