Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bandung Masuk Zona Merah, Lakukan 5 Hal Ini Agar Aman Selama Pandemi
www.pexels.com/photo

Pemerintah Provinsi Jawa Barat merilis perkembangan kasus COVID-19 pekan pertama pada Oktober 2020. Hasilnya, 5 kota kabupaten di Jawa Barat masuk zona merah, di antaranya Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, adanya pergeseran zona merah harus diwaspadai. Bahkan pada 6-7 Oktober 2020 ia akan berkantor di Depok untuk fokus menuntaskan problema ini.

"Saya mulai besok dan Rabu akan kembali ngantor di Depok untuk membantu penangan COVID-19 di sana" kata Kang Emil sapaan Ridwan Kamil saat konferensi pers secara daring di Bandung, Senin (05/10/2020).

Ada banyak upaya untuk menuntaskan penyebaran COVID-19 ini, yang mana seluruhnya memerlukan kerja sama dan komitmen bersama terutama bagi masyarakat. Jadi, buat warga Bandung, berikut ini 5 hal yang perlu dilakukan selama beraktivitas di zona merah:

1. Lakukan pencegahan dengan 3M

mindthegap.today

Upaya pencegahan yang sedang digencarkan oleh pemerintah pusat dan daerah adalah melakukan 3M alias menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan setelah dan sebelum melakukan aktivitas apapun.

"Saya memperbanyak koordinasi, kedua mensosialisasikan 36 pengendalian COVID-19 yang komprehensif. Jadi kami Minggu ini memulai cara baru melawan covid (virus corona) ada 36 indikator. Dari mulai 3M, 3T, dan lainnya," kata Emil.

2. Kurangi kegiatan di luar rumah

pexels/Edward Jenner

Sejak awal pandemi, semua warga diimbau untuk mengurangi kegiatan di luar rumah. Bahkan hingga saat ini pemerintah belum membuka belajar secara face to face di wilayah yang masih tinggi kasus penyebarannya.

Maka saat ini waktu yang tepat untuk memaksimalkan teknologi. Untuk sementara waktu, bertemu secara virtual terlebih dahulu untuk mengurangi penyebaran virus corona.

3. Menahan diri untuk tidak berwisata terlebih dahulu

instagram.com/lebetbandung

Untuk saat ini, tahan dulu rencana liburannya. Karena pariwisata menjadi salah satu faktor yang membuat angka kasus COVID-19 di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat melambung tinggi.

"Penyebabnya dari sektor wisata dari luar daerah, kemungkinan besar dari daerah Jabodetabek," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani, Senin (5/10/2020).

4. Hindari kerumunan

pexels.com/Andrea Piacquadio

Menghindari kerumunan cukup efektif untuk pemutus penyebaran COVID-19 di kota besar. Sebisa mungkin, masyarakat diminta untuk menghindari kerumunan.

Misal kurangi hangout bersama teman-teman, pilih metode belanja secara online, hingga jaga diri untuk tetap aman di lingkungan kantor.

5. Take away makanan

barnimages.com

Sementara itu soal makanan, akan lebih baik dan aman jika tidak makan di restoran atau cafe. Kurangi dine-in di kafe dan pilih take away untuk keamanan bersama dan pelaku usaha bisnis kuliner pun masih bisa bertahan.

Kalau pun mau dine-in cek terlebih dahulu kafe yang akan didatangi, dan beri penilaian soal seberapa jauh pengusaha kafe menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, sebagai pengunjung pun harus patuh dengan aturan dan imbauan upaya menekan kasus penyebaran di zona merah.

Sebagai warga negara yang baik, 5 hal sederhana ini sangat berarti di masa pandemi ini. Mari terapkan 3M agar Indonesia khususnya Jawa Barat segera bebas dari COVID-19.

Editorial Team

Related Article