Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

1.500 Anak di Kota Bandung Sudah Ikut Uji Coba Program Makan Gratis

1.500 Anak di Kota Bandung Sudah Ikut Uji Coba Program Makan Gratis
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 103 Inpres Hasanuddin, Makassar/dok Setwapres
Share Article

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung telah ikut serta dalam percobaan program makan siang gatis bergizi yang tengah dipersiapkan pemerintahan Prabowo-Gibran. Program unggulan ini diharap bisa diterapkan di seluruh daerah hingga ke daerah terpencil.

Di Kota Bandung, pemerintah kota telah berhasil menyediakan 77.172 paket makan bergizi gratis dengan melibatkan 1.544 mitra driver. Empat sekolah dasar yang terpilih sebagai lokasi uji coba adalah SDN 205 Neglasari, SDN 173 Neglasari, SDN 042 Gambir, dan SDN 150 Gatot Subroto. Total siswa penerima manfaat mencapai lebih dari 1.500 anak dalam periode 26 Agustus hingga 15 November 2024.

Pemilihan sekolah berdasarkan kedekatan dengan puskesmas dan restoran, serta kriteria sebagai sekolah Adiwiyata. Salah satu patner dalam uji coba program ini adalah GOTO yang membantu mengantarkan makanan untuk para siswa.

“Pelaksanaan program ini juga melibatkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan gizi dan sanitasi makanan sesuai standar, serta kerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” kata Regional Head Government Relationship GOTO, Rully Rinaldi, melalui siaran pers Humas Pemkot Bandung dikutip, Selasa (19/11/2024).

1. Progam ini masih berlanjut sampai Desember

Seorang siswa SDN 10 Wonosobo menunjukkan lauk dari uji coba makan bergizi gratis. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Seorang siswa SDN 10 Wonosobo menunjukkan lauk dari uji coba makan bergizi gratis. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Program ini masih berlanjut di dua sekolah, yaitu SDN 205 Neglasari dan SDN 173 Neglasari, hingga 14 Desember 2024, dengan cakupan sekitar 750 siswa, sebaga bentuk mempromosikan makan bergizi gratis bagi siswa sekolah, dengan tujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak.

Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara, menyampaikan apresiasi atas inisiasi GOTO dan menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak termasuk dari pemerintah daerah.

"Kita perlu memastikan bentuk dukungan dari daerah, apakah dalam distribusi, bahan baku, atau lainnya. Selain itu, pengelolaan sampah dan edukasi restoran terkait standarisasi gizi juga menjadi perhatian," ujarnya.

Hasil dari program ini akan menjadi bahan evaluasi dan asesmen oleh dinas terkait.

“Kami menyambut baik program ini dan akan terus memberikan dukungan penuh. Saya berharap program ini memberikan manfaat besar bagi anak-anak kita di Kota Bandung,” ungkapnya.

2. Prabowo minta program ini segera dieksekusi

Presiden RI Prabowo Subianto menjadi Keynote Speaker dalam acara APEC CEO Submit 2024 yang diselenggarakan di Gran Teatro Nacional, Peru, Kamis (14/11/2024). (Dok. Tim Komunikasi Prabowo)
Presiden RI Prabowo Subianto menjadi Keynote Speaker dalam acara APEC CEO Submit 2024 yang diselenggarakan di Gran Teatro Nacional, Peru, Kamis (14/11/2024). (Dok. Tim Komunikasi Prabowo)

Presiden RI Prabowo Subianto mengimbau semua kementerian/lembaga untuk segera mengeksekusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara tepat sasaran.Hal ini ia tegaskan dalam rapat Kabinet Merah Putih perdana di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10).

“Kepala Badan gizi nasional dan semua K/L untuk siapkan segera (program Makan Bergizi Gratis). Kita mulai dengan bergerak cepat, tepat sasaran, terukur tapi jangan takut dengan kesulitan,” kata Prabowo.

3. Jangan ragu dengan program ini

Pelajar di Palembang bernama Devi enggan menyantap makan bergizi gratis pada saat uji coba program makan bergizi gratis (Instagram/Polda_Sumsel)
Pelajar di Palembang bernama Devi enggan menyantap makan bergizi gratis pada saat uji coba program makan bergizi gratis (Instagram/Polda_Sumsel)

Prabowo mengungkap masih ada beberapa pihak meragukan kemampuan pemerintah melaksanakan program MBG. Namun, para anggota kabinet diimbau untuk jangan ragu dalam bergerak untuk mencapai target.

“Saya tidak katakan bahwa ini bisa selesai dalam 1 minggu 2 minggu atau 3 bulan, tidak ada di antara kita yang punya tongkat Nabi Sulaiman. Tapi kita bisa berhitung, mengelola, alokasi dana, dan kita bisa kerahkan sumber daya,” jelasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
Debbie Sutrisno
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More

Komnas Perempuan Sebut Kasus YTR Femisida Paling Ekstrem

27 Jun 2026, 18:42 WIBNews