Sumedang, IDN Times – Upaya menanamkan kebiasaan hidup sehat dan peduli lingkungan kini mulai diperkenalkan sejak bangku sekolah. Salah satunya melalui program edukasi yang menggabungkan pembelajaran tentang jajanan sehat dengan pengelolaan sampah kemasan secara bertanggung jawab.
Program "Bijak Jajan Cinta Bumi 2026" resmi diluncurkan di SDN Tegalkalong, Kabupaten Sumedang, Jumat (25/9/2026). Menariknya, program ini tidak hanya mengedukasi siswa mengenai pola konsumsi yang sehat, tetapi juga menghadirkan praktik ekonomi sirkular melalui pemanfaatan sampah plastik menjadi fasilitas pengelolaan sampah di sekolah.
Sebanyak 30 Dropbox Sampah Kemasan (DSK) akan ditempatkan di sekolah-sekolah di Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung. Fasilitas tersebut dibuat dari material Multilayer Plastic (MLP) hasil daur ulang sampah kemasan pascakonsumsi.
Setiap unit DSK menggunakan sekitar 42 kilogram sampah MLP. Dengan total 30 unit yang disalurkan, lebih dari 1,2 ton sampah plastik berhasil dimanfaatkan kembali menjadi sarana edukasi lingkungan bagi para pelajar.
Peluncuran program di SDN Tegalkalong melibatkan sekitar 670 siswa. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Eka Ganjar Kurniawan, Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood Dian Astriana, serta Head of Business Unit Garudafood Sumedang Doni Sukarno.
