TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

KPU Jabar: Anggota DPRD Terpilih Ikut Pilkada Diminta Segera Mundur

Harus mengundurkan diri sesuai dengan aturan Pilkada

ilustrasi pilkada (IDN Times/Esti Suryani)

Bandung, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat mengimbau kepada anggota DPRD Jabar terpilih yang mengikuti kontestasi Pilkada 2024 untuk segera mengundurkan diri sesuai dengan peraturan pemilu.

Diketahui, 120 anggota DPRD Jawa Barat periode 2024-2029 baru saja dilantik pada beberapa hari kemarin. Beberapa di antaranya ada yang akan maju sebagai bakal calon kepala daerah.

1. Ketentuan ini berlaku untuk ASN dan lainnya

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jabar, Adie Saputro mengatakan, bagi anggota yang terpilih dan akan maju di Pilkada 2024, harus segera mengundurkan diri sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Adapun dalam peraturan pra-calon kepala daerah ini harus tidak menjabat sebagai anggota legislatif atau jabatan negara lainnya.

"Sama juga dengan PNS, TNI/Polri, kepala desa, pegawai BUMD dan BUMN, kalau mereka mendaftar dan sedang menjabat, mereka mengundurkan diri," ujar Adie, Selasa (3/9/2024).

2. Saat penetapan Paslon Pilkada dokumen mengundurkan diri harus diserahkan

Adie menuturkan, KPU Jabar memberikan waktu selambat-lambatnya 22 September 2024 kepada para calon kepala daerah untuk menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatan sebelumnya.

"Seandainya 22 September 2024 belum terbit SK pemberhentiannya, nanti yang bersangkutan atau paslon (harus) menyerahkan dua dokumen. Satu, tanda terima dari pejabat yang akan mengeluarkan SK pemberhentian. Kedua, surat keterangan dari pejabat yang berwenang tadi bahwa surat pengunduran dirinya sedang diproses," katanya.

"Itu nanti harus dilampirkan pada saat penetapan 22 September 2024," lanjutnya.

Berita Terkini Lainnya