Comscore Tracker

Unik! Pernikahan Anggota Linmas di Subang Gunakan Golok

Anggota Linmas yang menikah adalah teman Dedi Mulyadi

Subang, IDN Times - Sejumlah anggota Pertahanan Sipil (Hansip) atau Perlindungan Masyarakat (Linmas) menghadang sepasang pengantin dalam acara pernikahannya. Hansip berjumlah delapan orang itu langsung mengelilingi sang pengantin sambil mengacungkan golok.

Aksi tersebut ternyata bagian dari prosesi pernikahan Yani dan Sabel yang merupakan anggota Hansip setempat. Prosesi unik itu disebut golok pora yang mirip dengan pedang pora di kegiatan resmi kepolisian atau tentara.

Prosesi tersebut merupakan ide dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dedi Mulyadi. "Kemeriahan ini digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para Hansip," katanya, Minggu (24/10/2021).

1. Dedi Mulyadi menikahkan Sabel yang merupakan teman SD

Unik! Pernikahan Anggota Linmas di Subang Gunakan GolokIstimewa

Pernikahan itu digelar di tempat Dedi Mulyadi, Padepokan Nyawang Bulan, yang berada di Lembur Pakuan Subang. Ia juga yang berinisiatif menyatukan kedua calon pengantin menjadi pasangan suami-istri.

Ternyata, Sabel merupakan teman Dedi Mulyadi pada saat Sekolah Dasar. "Dia sudah sembilan tahun menduda karena ditinggal istrinya. Begitu juga Yani adalah seorang janda," katanya.

2. Pengantin laki-laki gunakan seragam Hansip

Unik! Pernikahan Anggota Linmas di Subang Gunakan GolokIstimewa

Prosesi pernikahan dimulai dengan Upacara Mapag Panganten atau mengiringi pasangan pengantin ke lokasi. Yani terlihat mengenakan kebaya berwarna putih sedangkan Sabel justru mengenakan seragam tugasnya sebagai Hansip.

Mereka berdua diarak menggunakan kursi singgasana layaknya seorang raja dan permaisuri. Di belakangnya, rombongan keluarga membawa sejumlah barang hantaran berupa peralatan dapur dan bahan makanan seperti singkong, pisang, padi, kelapa hingga kambing.

3. Dedi Mulyadi nilai Hansip adalah pekerjaan mulia

Unik! Pernikahan Anggota Linmas di Subang Gunakan GolokIstimewa

Kemeriahan pernikahan tersebut ditutup dengan tradisi saweran. Para tamu yang hadir juga dihibur tarian ala Lembur Pakuan yang digelar di pelataran sawah tepat di belakang Padepokan Nyawang Bulan.

Dedi Mulyadi berharap pesta pernikahan itu menjadi bentuk apresiasi terhadap temannya yang bangga menjadi Hansip. “Hansip adalah profesi mulia yang mesti dihargai karena keikhlasan anggotanya yang mengabdi dengan hati,” katanya.

Baca Juga: Kenal Dekat, Dedi Mulyadi Nasehati Baim Wong agar Lebih Menahan Diri

Baca Juga: Arya Saloka Pernah Jadi Hansip, 9 Potret Jadul Pemain Ikatan Cinta

Baca Juga: 6 Hal Wajib Di Pernikahan Tradisional Amerika, Unik dan Romantis!

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya