TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Fakta Penguin Bermata Kuning, Suka Hidup Menyendiri

Endemik di Selandia Baru yang terancam punah

Penguin bermata kuning di hutan (commons.wikimedia.org/Richard Giddins)

Biasanya kita menemukan penguin suka hidup bergerombolan di tepi pantai, namun untuk penguin bermata kuning mereka lebih cenderung soliter atau suka hidup menyendiri. Penguin bermata kuning berukuran sekitar 60 cm untuk dewasanya. Ciri khas penguin ini tentu bermata kuning, kepalanya berwarna kuning dan batang bulunya berwarna hitam.

Terdapat pita berwarna kuning cerah dari matanya hingga sekitar belakang kepala. Remajanya memiliki kepala berwarna abu-abu tanpa pita dan matanya memiliki iris berwarna abu-abu.  

Penguin ini bernama ilmiah Megadyptes antipodes yang juga dikenal hioho atau tarakaka. Megadyptes antipodes diterjemahkan menjadi ‘penyelam besar dari negeri selatan’. Hoiho sendiri diambil dari nama Maori yang berarti ‘si pemberi suara berisik’ sesuai dengan suara bising yang dikeluarkan penguin ini. 

Penguin bermata kuning adalah endemik di Selandia baru khususnya ditemukan di pulau Stewart, pulau Auckland dan Kepulauan Campbell. Langsung aja yuk telusuri lebih rinci fakta penguin bermata kuning ini.

1 Periode pergantian kulit penguin bermata kuning

Dua ekor penguin bermata kuning (commons.wikimedia.org/Steve)

Dilansir Animalia bio, molt atau pergantian kulit spesies ini terjadi pada bulan Februari-Maret atau berlangsung 3-4 minggu penguin bermata kuning mengganti seluruh bulunya sekaligus.

Selama masa ganti kulit, ada perubahan fisik yang terjadi kepada mereka yaitu, kehilangan berat badannya hingga 4 kg di mana Penguin ini biasanya memiliki berat dari 11 hingga 13 pon. Selain itu, bulu mereka memiliki kemampuan menolak air.

2. Penguin bermata kuning bersifat soliter di mana itu jarang terjadi pada spesies penguin

Penguin bermata kuning di rerumputan (commons.wikimedia.org/Andy Witchger)

Sifat soliter penguin bermata kuning ternyata adalah perilaku langka dari penguin pada umumnya. Mereka membangun sendiri sarangnya di tempat terpencil dan tersembunyi seperti di pohon, hutan maupun semak belukar. Selain itu mereka juga membuat sarang di lereng ataupun pantai, jelas Animal spot.

Spesiesnya terpisah-pisah satu sama lain sehingga membuat sarangnya sendiri-sendiri mengingat sifat soliter mereka.

3 Mencari makan dengan menyelam ke laut hingga 160 meter

Penguin bermata kuning di batu pantai (commons.wikimedia.org/Zoharby)

Dilansir Az animals, ketika mencari makan penguin bermata kuning terkadang akan menyelam dengan lumayan dalam kisaran 160 meter di bawah permukaan laut. Hewan ini terlihat sering menyelam sendirian di perairan dalam.

Mereka dikenal sebagai perenang yang luar biasa, lho. Mereka menyelam lebih jauh untuk mencari makanan seperti ikan: cod merah, cod biru, silverside, serta cumi panah.    

4 Kehidupan perkawinan penguin bermata kuning

Penguin bermata kuning di pasir pantai (commons.wikimedia.org/Brian Ralphs)

Dilansir Animal corner, dalam perkawinan, penguin bermata kuning juga bersifat monogami dengan musim kawin yang berlangsung dari pertengahan Agustus hingga pertengahan Maret. Setelah kawin pada bulan September hingga pertengahan Oktober, sang betina biasanya bertelur sebanyak dua butir.

Masa inkubasinya sekitar 45 hari dan kedua induknya menjaga telurnya. Jika bertelur di Oktober biasanya akan menetas di awal November. Beberapa spesies cenderung membagi tugas. Misalnya saat mencari makan, salah satu induk akan menjaga anaknya, sedangkan induk satu lagi menyelam ke laut untuk berburu makanan.

Verified Writer

FAISAL Faitoshi Ahmad

Pecinta: 1. kebudayaan Jepang, 2. sejarah (Nusantara, dunia, dll), 3. Trivia. Seorang self employed yang sedang berjuang untuk sukses.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Berita Terkini Lainnya