Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemprov Jabar Tawarkan 11 Proyek Investasi, Nilainya Rp2,07 Triliun
ilustrasi investasi (IDN Times/Sukma Shakti)
  • Pemprov Jawa Barat menawarkan 11 proyek investasi senilai Rp2,072 triliun melalui WJIR 2026, mencakup galangan kapal, pengolahan sampah, rumah sakit, pasar, air minum, dan penerangan jalan.

  • Proyek bernilai terbesar ialah Galangan Kapal Pabean Udik Indramayu Rp450 miliar, TPST Jasinga Bogor Rp418 miliar, serta pengembangan RS Derwati Bandung Rp367,8 miliar.

  • Sekitar 120 calon investor dari enam negara menghadiri forum, tetapi belum ada data komitmen pendanaan atau proyek yang pasti dibangun; total rincian proyek juga berbeda Rp61,5 miliar dari angka pengumuman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (8/10/2026)

Pemprov Jawa Barat menawarkan 11 proyek investasi senilai Rp2,072 triliun dalam WJIR 2026 di Jakarta. Sekitar 120 calon investor dari enam negara menghadiri pertemuan bisnis tersebut.

November mendatang

West Java Investment Summit (WJIS) 2026 dijadwalkan berlangsung sebagai kelanjutan rangkaian promosi investasi Jawa Barat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemprov Jawa Barat menawarkan 11 proyek investasi senilai Rp2,072 triliun dalam West Java Investment Roadshow 2026, mencakup galangan kapal, pengolahan sampah, rumah sakit, pasar, air minum, dan penerangan jalan.
  • Who?
    DPMPTSP Jawa Barat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, pemilik proyek daerah, serta sekitar 120 calon investor dari enam negara terlibat dalam kegiatan tersebut.
  • Where?
    Roadshow berlangsung di Jakarta. Proyek-proyek yang ditawarkan berada di Indramayu, Bogor, Bandung, Sumedang, Tasikmalaya, Banjar, Bandung Barat, Pangandaran, dan Purwakarta.
  • When?
    West Java Investment Roadshow 2026 digelar pada Kamis, 8 Oktober 2026. West Java Investment Summit 2026 dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
  • Why?
    Pemprov Jawa Barat menawarkan proyek daerah kepada calon investor dan mempertemukan pemilik proyek dengan investor untuk membuka peluang pembiayaan serta pengembangan proyek.
  • How?
    DPMPTSP Jawa Barat dan Bank Indonesia menggelar pertemuan bisnis langsung. Setelah kegiatan, komunikasi dan fasilitasi antara calon investor dengan pemilik proyek akan dilanjutkan; nilai komitmen investasi masih belum diketahui.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah Jawa Barat menawarkan 11 rencana besar kepada orang yang mau menanam uang. Ada tempat buat kapal, rumah sakit, pasar, air minum, lampu jalan, dan tempat mengolah sampah. Sekitar 120 calon pemberi uang dari enam negara datang. Sekarang belum ada yang pasti memberi uang atau mulai membangun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penawaran 11 proyek lintas sektor menunjukkan upaya Jawa Barat mempertemukan kebutuhan pembangunan daerah dengan calon mitra pendanaan secara terbuka. Kehadiran sekitar 120 investor dari enam negara memberi ruang dialog bagi proyek layanan publik, seperti pengolahan sampah, kesehatan, pasar, air minum, dan penerangan jalan, sebelum keputusan investasi ditetapkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menawarkan sebelas proyek investasi dengan nilai yang diklaim mencapai Rp2,072 triliun kepada calon investor dalam West Java Investment Roadshow (WJIR) 2026 di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Proyek yang ditawarkan meliputi pembangunan galangan kapal di Kabupaten Indramayu, pengolahan sampah, pengembangan rumah sakit, revitalisasi pasar, hingga penyediaan air minum. Namun, belum ada rincian mengenai nilai investasi yang telah mendapatkan komitmen pendanaan maupun proyek yang dipastikan masuk tahap pembangunan.

Kegiatan yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat itu mempertemukan pemilik proyek dengan calon investor melalui sesi pertemuan bisnis secara langsung.

1. Galangan kapal dan TPST jadi proyek bernilai besar

Ilustrasi investasi (IDN Times/Mia Amalia)

Galangan Kapal Pabean Udik di Kabupaten Indramayu menjadi proyek dengan nilai investasi terbesar dalam daftar yang ditawarkan, yakni Rp450 miliar. Di posisi berikutnya, terdapat pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Jasinga di Kabupaten Bogor senilai Rp418 miliar.

Proyek lain dengan nilai besar adalah pengembangan Rumah Sakit Derwati di Kota Bandung sebesar Rp367,8 miliar serta pembangunan KIA Center di RS Umar Wirahadikusumah, Kabupaten Sumedang, senilai Rp165 miliar.

Selain itu, terdapat proyek pembangunan Pasar Pratama/Padakembang di Kabupaten Tasikmalaya senilai Rp127,7 miliar, optimalisasi sistem ultrafiltrasi Zona Minum Prima di Kota Banjar sebesar Rp124,5 miliar, dan revitalisasi Pasar Kosambi di Kota Bandung senilai Rp100 miliar.

Tiga proyek pengolahan sampah masuk dalam daftar penawaran, yakni TPST Jasinga di Kabupaten Bogor, TPST Pasirbuluh di Kabupaten Bandung Barat senilai Rp83,5 miliar, dan TPST Purbahayu di Kabupaten Pangandaran sebesar Rp38,7 miliar.

Dua proyek lainnya adalah Green Park 6.0 RSUD Kota Bogor senilai Rp62 miliar dan penerangan jalan umum Kabupaten Purwakarta sebesar Rp13,3 miliar.

2. Diikuti investor enam negara

Ilustrasi investasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Kepala DPMPTSP Jawa Barat, Dedi Taufik, menyebut sekitar 120 calon investor dari Australia, Korea, Singapura, Malaysia, Hong Kong, dan Filipina menghadiri kegiatan tersebut.

Meski demikian, jumlah peserta belum menunjukkan berapa investor yang benar-benar akan mendanai proyek-proyek tersebut. Belum ada data terperinci mengenai nilai komitmen investasi, proyek yang diminati secara konkret, maupun kesepakatan yang dihasilkan dari pertemuan itu.

Dedi mengatakan, proses setelah pertemuan bisnis akan dilanjutkan melalui komunikasi dan fasilitasi antara calon investor dengan pemilik proyek.

"Kami optimistis terhadap prospek investasi di Jawa Barat. Kehadiran investor dari berbagai negara pada WJIR 2026 menunjukkan bahwa Jawa Barat memiliki daya tarik dan peluang yang semakin luas untuk dikembangkan," kata Dedi dalam keterangan tertulis.

3. Nilai penawaran belum menunjukkan investasi terealisasi

Ilustrasi investasi (IDN Times/Sukma Shakti)

WJIR 2026 merupakan bagian dari rangkaian menuju West Java Investment Summit (WJIS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Bagi Pemprov Jabar, forum ini menjadi salah satu cara menawarkan proyek daerah kepada investor. Namun, nilai proyek yang dipaparkan masih merupakan estimasi kebutuhan investasi, bukan bukti dana yang sudah masuk atau pembangunan yang telah berjalan.

Kepastian realisasi bergantung pada tindak lanjut dengan investor, termasuk kesepakatan pembiayaan dan kesiapan masing-masing proyek.

Selain itu, terdapat perbedaan angka dalam materi yang disampaikan penyelenggara. Total nilai 11 proyek berdasarkan rincian masing-masing mencapai sekitar Rp2,0105 triliun, sedangkan nilai yang diumumkan sebesar Rp2,072 triliun. Selisih sekitar Rp61,5 miliar tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada DPMPTSP Jawa Barat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article