Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemkot Bandung Salurkan Bantuan Rp1,5 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Rumah Roboh Gempa Flores NTT - IDN Times
  • Pemkot Bandung menyalurkan bantuan Rp1 miliar bagi korban gempa NTT, berasal dari dana CSR bersama Bank BJB.
  • Dana bantuan diserahkan melalui Baznas yang telah memiliki posko di wilayah terdampak, dalam bentuk uang sesuai mekanisme penyaluran lembaga tersebut.
  • Pemkot mengajak ASN berdonasi sukarela tanpa potongan gaji, menargetkan tambahan Rp500 juta dalam sebulan agar total bantuan mencapai Rp1,5 miliar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah Kota Bandung memberi uang Rp1 miliar untuk orang yang kena gempa di NTT. Uangnya akan dibawa oleh Baznas, karena mereka punya tempat bantuan di sana. Pak Wali Kota Farhan juga mengajak pegawai dan warga menyumbang dengan suka rela. Mereka ingin mengumpulkan Rp500 juta lagi dalam sebulan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemkot Bandung menunjukkan kepedulian lintas daerah melalui bantuan CSR bersama Bank BJB yang disalurkan lewat Baznas, lembaga yang telah memiliki posko di wilayah terdampak. Ajakan donasi sukarela kepada ASN juga memberi ruang partisipasi tanpa membebani, sekaligus berpotensi memperkuat dukungan bagi korban gempa NTT.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyalurkan bantuan senilai Rp1 miliar untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, bantuan Rp1 miliar tersebut merupakan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dihimpun bersama Bank BJB. Pemkot Bandung juga mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk ikut berdonasi secara sukarela guna menambah bantuan bagi para korban.

"Selain pelantikan jabatan fungsional, kenaikan pangkat, dan purna bakti, kami juga menyerahkan bantuan untuk korban gempa NTT senilai Rp1 miliar," kata Farhan, Senin (24/8/2026).

1. Bantuan disalurkan lewat Baznas

Bantuan logistik spesifik untuk perempuan dan anak terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diserahkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang berkolaborasi dengan mitra pembangunan di Pos Dukungan Logistik Nasional Penanggulangan Darurat Bencana (PDB) Gempabumi NTT, Halim Perdanakusuma, Jakarta (23/8)

Farhan menjelaskan, bantuan Rp1 miliar tersebut tidak disalurkan langsung oleh Pemkot Bandung ke lokasi bencana. Dana akan diserahkan melalui Baznas karena lembaga tersebut telah memiliki posko bantuan di wilayah terdampak.

"Itu yang Rp1 miliar itu CSR bersama dengan BJB," ujarnya.

Menurut Farhan, bantuan akan diberikan dalam bentuk uang sehingga dapat disalurkan dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan korban gempa melalui mekanisme yang telah disiapkan Baznas.

2. ASN Bandung diajak donasi secara sukarela

Wali Kota Bandung M Farhan (Dok. Humas Pemkot Bandung)

Selain bantuan Rp1 miliar, Pemkot Bandung menerbitkan surat edaran yang mengajak seluruh ASN untuk menyisihkan sebagian rezekinya bagi korban gempa NTT. Farhan menegaskan, donasi tersebut bersifat sukarela dan tidak ada kewajiban maupun pemotongan gaji bagi ASN. Pemkot Bandung menargetkan tambahan bantuan sekitar Rp500 juta yang dihimpun melalui Baznas.

"Oh enggak, namanya bukan kewajiban itu mah. Ini mah, mangga aja sok (sukarela)" kata Farhan.

Ia berharap ajakan tersebut tidak hanya mendapat respons dari ASN, tetapi juga masyarakat maupun berbagai pihak lain. Dengan begitu, tambahan dana Rp500 juta dapat terkumpul untuk memperkuat bantuan bagi korban bencana.

3. Ditargetkan terkumpul Rp500 juta dalam Sebulan

ilustrasi rupiah (Unsplash/Mufid Majnun)

Penggalangan donasi tambahan tersebut mulai dilakukan pada Senin (24/8/2026). Farhan memberikan waktu sekitar satu bulan agar dana yang terkumpul bisa mencapai target Rp500 juta.

"Yang penting dalam sebulan terkumpul Rp500 juta, alhamdulillah. Nanti kita akan kirimkan," ujarnya.

Jika target tersebut tercapai, total bantuan yang dihimpun Pemkot Bandung untuk korban gempa NTT akan mencapai Rp1,5 miliar. Farhan mengatakan, dia belum dapat datang langsung ke lokasi bencana karena keterbatasan waktu dalam agenda kunjungan kerjanya. Meski demikian, Pemkot Bandung memilih menyalurkan bantuan melalui Baznas agar dapat segera diterima masyarakat terdampak.

Editorial Team

Related Article