Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Wisata Ramadan di Istanbul dan Bursa yang Wajib Dikunjungi
Dok IDN Times
  • Istanbul dan Bursa menghadirkan suasana Ramadan yang unik dengan perpaduan spiritualitas, tradisi, serta kuliner khas di tengah keindahan arsitektur bersejarah Ottoman.
  • Masjid-masjid ikonik seperti Eyüp Sultan, Sultan Ahmed, dan Süleymaniye menjadi pusat aktivitas religius dengan lampu mahya, genderang sahur, hingga meriam penanda waktu berbuka.
  • Bursa menawarkan pengalaman Ramadan bernuansa sejarah melalui situs Ottoman seperti Grand Mosque dan Green Mosque, pasar tradisional Koza Han, serta panorama alam Mount Uludağ.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bulan Ramadan memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang berkunjung ke Istanbul dan Bursa. Dua kota bersejarah di Turki ini menghadirkan perpaduan spiritualitas, tradisi, hingga wisata kuliner yang terasa lebih hidup selama bulan suci.

Saat matahari terbenam, lampu-lampu masjid mulai menyala, meja-meja iftar dipenuhi hidangan khas Turki, dan jalanan kota dipenuhi suasana kebersamaan. Tahun ini pengalaman Ramadan di Bursa juga terasa istimewa karena kota tersebut merayakan 700 tahun sejak menjadi pusat awal Kesultanan Utsmaniyah.

Bagi wisatawan yang ingin merasakan Ramadan dengan nuansa sejarah dan budaya yang kuat, berikut tiga pengalaman yang bisa dicoba.

1. Menyusuri masjid bersejarah Istanbul saat Ramadan

Dok IDN Times

Ramadan menjadi waktu ideal untuk menjelajahi berbagai situs religius di Istanbul yang berasal dari masa Ottoman. Salah satu lokasi yang banyak dikunjungi adalah Eyüp Sultan Mosque, tempat peristirahatan sahabat Nabi Muhammad, Khalid bin Zeyd Abu Eyyub El-Ansari.

Selain itu, wisatawan juga bisa mengunjungi Sultan Ahmed Mosque dan Süleymaniye Mosque yang menjadi ikon arsitektur Islam di kota tersebut.

Saat Ramadan, suasana kota semakin khas dengan lampu mahya bergaya Ottoman yang dipasang di antara menara masjid. Menjelang sahur, dentuman genderang Ramadan terdengar di berbagai sudut kota, sementara waktu berbuka puasa ditandai dengan azan Magrib dan tembakan meriam tradisional.

2. Berburu kuliner iftar khas Turki

Dok IDN Times

Pengalaman Ramadan di Istanbul tidak lengkap tanpa menikmati tradisi berbuka puasa bersama. Menjelang matahari terbenam, warga lokal dan wisatawan biasanya berkumpul di berbagai alun-alun publik seperti kawasan Sultanahmet untuk menikmati hidangan iftar.

Menu berbuka biasanya diawali dengan kurma, zaitun, dan air putih sebelum dilanjutkan dengan berbagai hidangan khas Turki. Salah satu makanan penutup yang populer adalah Güllaç, pencuci mulut berbahan susu dengan aroma air mawar yang biasanya hanya muncul selama Ramadan.

Banyak restoran juga menawarkan menu khusus Ramadan sehingga wisatawan bisa menikmati perpaduan kuliner Turki tradisional dan modern.

3. Menjelajahi warisan Ottoman di Bursa

Dok IDN Times

Sekitar beberapa jam perjalanan dari Istanbul, wisatawan bisa mengunjungi Bursa yang dikenal sebagai ibu kota pertama Kesultanan Ottoman. Kota ini memiliki banyak situs bersejarah yang masih terjaga hingga sekarang.

Salah satunya adalah Grand Mosque of Bursa yang terkenal dengan 20 kubah dan kaligrafi indah pada ratusan panel interiornya. Selain itu ada juga Green Mosque Bursa yang menjadi contoh keindahan seni ubin Ottoman.

Tak hanya wisata sejarah, Bursa juga terkenal dengan pasar tradisional seperti Koza Han yang menawarkan berbagai produk sutra, keramik, hingga kerajinan tangan.

Bagi pecinta alam, wisatawan dapat mencoba kereta gantung menuju Mount Uludağ untuk menikmati pemandangan pegunungan. Ada juga pemandian air panas alami seperti Oylat Hot Springs yang menjadi tempat relaksasi populer.

Perpaduan sejarah Ottoman, tradisi Ramadan, hingga panorama alam membuat Istanbul dan Bursa menawarkan pengalaman wisata spiritual sekaligus budaya yang sulit ditemukan di tempat lain.

Editorial Team