Laga Persib vs Persis Solo di Stadion GBLA pada Februari Dipercepat

Bandung, IDN Times - PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan, pertandingan pekan ke-24 kompetisi Liga 1 musim 2023/2024 antara Persib dan Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 4 Februari 2024, mengalami penyesuaian waktu.
Mengacu pada permohonan penyesuaian waktu kompetisi Liga 1 musim 2023/2024 tersebut, LIB menetapkan laga Persib vs Persis Solo menjadi pukul 15.00 WIB, di mana semula dimulai pukul 19.00 WIB.
Vice President Opetation PT Persib Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat mengatakan, surat penetapan penyesuaian waktu kick-off pertandingan itu sudah ia terima.
"Kami sudah menerima circular penyesuaian waktu kompetisi dari PT LIB yang menetapkan kick-off pertandingan Persib vs Persis dimajukan menjadi sore hari," kata Andang melalui siaran pers, Senin (22/1/2024).
1. Siapkan pertandingan semaksimal mungkin

Terkait dengan penyesuain waktu kick-off tersebut, Andang memastikan, seluruh rangkaian persiapan penyelenggaraan pertandingan Persib vs Persis Solo tetap berjalan optimal.
"Tidak ada yang berubah dari persiapan penyelenggaraan pertandingan. Kami tetap berusaha menyiapkan pertandingan kandang ini semaksimal mungkin. Semoga berjalan lancar dan aman," katanya.
Dalam kesempatan ini, Andang juga mengingatkan kepada suporter Persis Solo untuk tidak datang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Sebab, sesuai dengan regulasi kompetisi Liga 1 musik 2023/2024, suporter tim tamu dilarang mendukung tim kebanggaannya pada pertandingan tandang.
2. Stamina pemain sangat terjaga jelang pertandingan resmi

Jelang kompetisi resmi, Persib terus menggenjot fisik pada pemain. Asisten pelatih Maung Bandung, Yaya Sunarya, mengaku senang dengan kebugaran para pemain. Menurutnya, semua pemain dalam keadaan prima saat kembali berlatih bersama.
Satu pekan menjalani program latihan setelah libur panjang, kebugaran pemain semakin membaik. Yaya mengatakan, situasi itu terjadi karena saat libur pemain tetap menjaga kebugaran.
“Cukup senang melihat pemain dalam kondisi baik. Ini menunjukkan pemain betul-betul menjaga kebugarannya dengan menjalankan program latihan mandiri dari tim pelatih," kata Yaya.
3. Tak ada keluhan dari para pemain

Dia menjelaskan, tim pelatih seperti melakukan re-test kepada pemain dengan memberikan menu sama dengan yang telah diberikan untuk latihan mandiri.
“Mereka tidak ada masalah dengan apa yang kami buat ketika latihan di rumah. Ketika kami ulangi ternyata betul-betul tidak ada kendala. Artinya, pemain melakukan aktivitas yang kami berikan. Kami senang dengan kondisi itu, dan kami coba tingkatkan,” tuturnya.
Meskipun sesuai dengan yang dijalankan, Yaya mengatakan, pemain tetap perlu melakukan adaptasi. Sebab, pada pekan pertama, pemain akan mengalami lagi pegal-pegal setelah selesai latihan.

















