Bojan Tetap Senang Meski Persib Gagal Menang di Kandang Borneo

- Bojan Hodak menilai Persib tampil dominan terutama di babak pertama dan layak menang, meski hasil imbang tetap diterima karena posisi tim di papan atas tidak berubah.
- Strategi permainan tim diterapkan untuk meredam dua pemain berbahaya Borneo, Mariano Peralta dan Stefano Lilipaly, yang dinilai efektif terutama pada babak pertama.
- Bojan menyoroti lini serang yang belum maksimal dan memberi libur sepekan bagi pemain agar memulihkan kondisi fisik serta mental selama jeda kompetisi.
Bandung, IDN Times - Pelatih Bojan Hodak menilai pertandingan yang dijalani timnya berlangsung sengit dengan atmosfer yang bagus. Meski gagal meraih kemenangan, ia merasa Persib sebenarnya memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiga poin.
Menurutnya, secara permainan Persib tampil cukup dominan terutama di babak pertama. Namun, ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki, terutama dalam memaksimalkan peluang.
1. Seharusnya bisa dapat tiga poin

Bojan menilai timnya sebenarnya layak memenangkan pertandingan karena memiliki peluang yang lebih baik, terutama di babak pertama. Ia menyebut lawan hampir tidak memiliki peluang berarti pada paruh pertama laga. Sementara di babak kedua, tekanan lebih banyak datang dari situasi bola mati.
"Saya rasa kami seharusnya menang. Di babak pertama kami punya peluang lebih baik dan mereka tidak punya peluang," ujar Bojan.
Meski begitu, ia tetap melihat hasil imbang sebagai hal yang masih bisa diterima karena Persib tidak kehilangan posisi di papan atas.
"Yang terpenting kami tidak kalah dan masih memimpin empat poin. Liga ini masih akan menarik," katanya.
2. Strategi tim jadi kunci meredam pemain lawan

Bojan juga menyoroti cara timnya meredam dua pemain berbahaya lawan, yakni Mariano Peralta dan Stefano Lilipaly. Ia menilai kedua pemain tersebut memiliki kualitas individu yang sangat baik sehingga tidak efektif jika dijaga secara satu lawan satu.
Karena itu, Persib memilih meredam mereka dengan pendekatan permainan tim. "Secara individu mereka pemain yang sangat bagus. Jadi menjaga man to man tidak efektif, kami meredam mereka secara tim," katanya.
Menurut Bojan, strategi itu berjalan cukup baik terutama di babak pertama. Namun di babak kedua lawan sempat mendapatkan satu hingga dua peluang.
3. Istirahatkan pemain sepekan ke depan

Meski lini belakang tampil solid, Bojan menilai sektor penyerangan Persib masih belum maksimal. Ia menyebut timnya seharusnya bisa memanfaatkan peluang dari skema serangan balik untuk mencetak gol.
"Pemain bertahan kami bermain dengan baik. Hanya di sektor penyerangan, kami seharusnya bisa memanfaatkan setiap kesempatan dari serangan balik," ujarnya.
Bojan menambahkan, setelah pertandingan ini tim akan mendapatkan waktu istirahat cukup panjang karena kompetisi memasuki masa jeda. Ia sengaja memberikan libur sekitar satu pekan kepada pemain agar bisa memulihkan kondisi fisik dan mental.
"Pemain sangat kelelahan. Mereka butuh waktu untuk rehat, melupakan sepak bola sebentar, lalu kembali siap menghadapi akhir musim," katanya.















