Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PMI Asal Cililin Bandung Barat Diduga Disekap di Timur Tengah
Ilustrasi penyekapan. IDN Times/Sukma Shakti
  • Sri Nurhaida Pratiwi, PMI asal Cililin, Bandung Barat, diduga disekap di Timur Tengah setelah video permintaan bantuannya untuk pulang ke Indonesia viral.

  • Keluarga melapor kepada Disnaker Bandung Barat pada Jumat; Sri diketahui berangkat menuju Dubai, Uni Emirat Arab, pada 14 September 2026.

  • Disnaker akan meneruskan pengaduan ke Kementerian Perlindungan PMI dan Kemenlu; Sri tidak terdaftar dalam sistem resmi, sementara penempatan domestik ke Timur Tengah masih dimoratorium.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
14 September 2026

Sri Nurhaida Pratiwi berangkat dari Indonesia menuju Dubai, Uni Emirat Arab.

Jumat

Keluarga Sri melaporkan dugaan penyekapan kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung Barat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sri Nurhaida Pratiwi, pekerja migran Indonesia asal Cililin, Bandung Barat, diduga mengalami penyekapan di wilayah Timur Tengah dan meminta bantuan untuk pulang melalui video yang sempat viral.
  • Who?
    Sri Nurhaida Pratiwi, warga Kampung Sukatani, Desa Cililin, dilaporkan keluarganya kepada Disnaker Bandung Barat. Dewi Andani dari Disnaker KBB menyatakan pengaduan akan ditindaklanjuti.
  • Where?
    Sri dilaporkan berada di wilayah Timur Tengah. Ia berangkat dari Indonesia dengan tujuan Dubai, Uni Emirat Arab, sementara keluarganya berdomisili di Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.
  • When?
    Keluarga melapor kepada Disnaker KBB pada Jumat akhir pekan sebelumnya. Dewi Andani menyampaikan keterangan pada Senin, 12 Oktober 2026. Sri berangkat dari Indonesia pada 14 September 2026.
  • Why?
    Keluarga melapor setelah menerima kontak dari Sri yang mengabarkan dirinya diduga disekap. Hingga saat ini belum ada kepastian mengenai penyebab dan pihak yang diduga melakukan penyekapan.
  • How?
    Disnaker KBB telah berkoordinasi awal dengan keluarga dan akan meneruskan pengaduan kepada Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia serta Kementerian Luar Negeri. Sri tidak terdaftar dalam sistem resmi pemerintah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sri dari Cililin diduga disekap di Timur Tengah. Ia membuat video dan minta tolong supaya bisa pulang ke Indonesia. Keluarganya lalu melapor ke dinas tenaga kerja. Sri pergi ke Dubai pada 14 September. Sekarang pemerintah daerah akan melapor ke pemerintah pusat dan Kementerian Luar Negeri untuk menolong Sri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Laporan keluarga dan video yang beredar telah mendorong respons awal dari Disnaker Bandung Barat, yang segera berkomunikasi dengan keluarga Sri Nurhaida Pratiwi. Rencana menindaklanjuti pengaduan kepada Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Luar Negeri menunjukkan adanya jalur penanganan resmi untuk kasus yang dialaminya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung Barat, IDN Times - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sri Nurhaida Pratiwi diduga mengalami penyekapan di wilayah Timur Tengah. Video korban pun sempat viral dan meminta bantuan terhadap pemerintah agar bisa pulang ke tanah air.

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan, Produktivitas, Penempatan, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (P3TKT), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) KBB Dewi Andani mengatakan, keluarga melaporkan hal tersebut pada akhir pekan kemarin.

"Betul kang, dinas menerima laporan hari Jumat dan sudah sounding dengan pihak keluarga," kata Dewi, Senin (12/10/2026).

1. Ari berangkat bulan kemarin

Ilustrasi Penyekapan

Dari video viral yang beredar, TKW yang diduga mengalami penyekapan bernama Sri Nurhaida Pratiwi. Ia adalah warga Kampung Sukatani, RT 03 RW 05, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Sri berangkat pada September tahun ini.

"Sri berangkat dari Indonesia dengan tujuan Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Dia berangkat pada 14 September 2026," ucap Dewi.

2. Pemerintah daerah segera laporkan temuan itu ke pemerintah pusat

ilustrasi penyekapan (pexels.com/Anete Lusina)

Pihak keluarga kemudian mendapatkan kontak dari Sri yang mengabarkan dirinya sedang mengalami penyekapan. Dewi mengungkapkan, perkara ini nantinya akan terlebih dahulu dilaporkan ke pemerintah pusat terlebih dahulu, karena berkaitan langsung dengan Kementerian Luar Negeri.

"Kami akan tindaklanjuti dari pengaduan keluarga ke Kementrian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kemenlu," katanya.

3. Sri berangkat ke UEA diduga lewat calo

ilustrasi penyekapan yang menimbulkan sindrom Stockholm (pexels.com/RDNE Stock Project)

Dewi menambahkan, Pemerintah Indonesia belum mencabut moratorium penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik/informal ke kawasan Timur Tengah. Menurut Dewi, nama Sri Nurhaida Pratiwi tidak terdaftar dalam sistem resmi pemerintah untuk bekerja di sektor formal.

"Yang bersangkutan tidak terdaftar dalam sistem kami, kemungkinan difasilitasi calo, dan untuk ke Timur Tengah pemerintah Indonesia masih moratorium, PMI hanya bisa kerja di sektor formal," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article