Inin Nastain IDN Times/ Suasana BIJB Jumat (20/12/2023) siang
Rencana membuka peluang masuknya investor strategis juga menjadi perhatian Fraksi PAN. Pasalnya, perubahan struktur kepemilikan dapat berkaitan dengan posisi pemerintah daerah dalam pengelolaan BIJB ke depan.
PAN meminta Pemprov Jabar memastikan kepentingan daerah tetap terlindungi, terutama ketika aset daerah berupa tanah akan masuk sebagai penyertaan modal perusahaan.
Persoalan tersebut menjadi penting karena peningkatan modal dasar BIJB hingga Rp8 triliun tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan perusahaan, tetapi juga dengan posisi aset pemerintah daerah dan kemungkinan perubahan komposisi kepemilikan setelah investor baru masuk.
"Kami juga mendorong agar pengembangan BIJB dan Kertajati Aerocity memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar, khususnya Kabupaten Majalengka dan kawasan Ciayumajakuning yang meliputi Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan," katanya.
Selain BIJB, Fraksi PAN memberikan catatan terhadap Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat. Toto mendorong prinsip right sizing agar perubahan struktur organisasi tidak sekadar mengubah nomenklatur, tetapi juga berdampak terhadap efisiensi birokrasi.
"Kami menekankan penerapan prinsip right sizing, yakni organisasi perangkat daerah harus disusun berdasarkan kebutuhan, fungsi, dan beban kerja yang jelas," kata Toto.