Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Holding BUMD Jabar Sanggabuana Ditargetkan Terbentuk Bulan Depan
PT MUJ (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Pemprov Jawa Barat menargetkan Holding BUMD Sanggabuana terbentuk dalam sekitar satu bulan, dengan pembahasannya masih berlangsung bersama DPRD Jabar.

  • BUMD sehat akan dikonsolidasikan ke Holding Sanggabuana, sementara perusahaan daerah yang belum sehat akan direstrukturisasi untuk meningkatkan optimalisasi kinerja dan pendapatan daerah.

  • Pembentukan holding melibatkan masukan ahli melalui proses ilmiah, dengan target optimalisasi dividen, penggerakan ekonomi daerah, dan peningkatan layanan sesuai bidang usaha.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
29 September 2026

Pemprov Jawa Barat menyatakan pembentukan Holding BUMD Sanggabuana masih dibahas bersama DPRD Jabar.

dalam waktu sekitar satu bulan ke depan

Holding BUMD Sanggabuana ditargetkan terbentuk, dengan BUMD sehat dikonsolidasikan dan BUMD belum sehat direstrukturisasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan pembentukan Holding BUMD Sanggabuana untuk mengonsolidasikan BUMD sehat dan merestrukturisasi BUMD yang belum sehat.
  • Who?
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPRD Jawa Barat, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman, serta BUMD di Jawa Barat terlibat dalam proses pembentukan holding.
  • Where?
    Proses pembentukan Holding BUMD Sanggabuana berlangsung di Jawa Barat, dengan pembahasan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan DPRD Jawa Barat.
  • When?
    Holding Sanggabuana ditargetkan terbentuk sekitar satu bulan setelah pernyataan Herman Suryatman pada Selasa, 29 September 2026.
  • Why?
    Pembentukan holding ditujukan untuk mengoptimalkan BUMD, meningkatkan kontribusi dividen bagi Pemprov Jawa Barat, menggerakkan ekonomi daerah, dan memperbaiki pelayanan sesuai bidang usaha.
  • How?
    BUMD sehat akan dikonsolidasikan ke Holding Sanggabuana, sementara BUMD belum sehat direstrukturisasi. Pemprov menghimpun masukan pengelola bisnis, investasi, dan SDM melalui scientific process.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah Jawa Barat mau membuat kumpulan perusahaan daerah bernama Holding Sanggabuana bulan depan. Pak Herman dan DPRD Jawa Barat masih membicarakannya. Perusahaan yang sehat akan masuk kumpulan itu. Yang belum sehat akan dibenahi dulu. Mereka ingin perusahaan daerah memberi uang untuk Jawa Barat, membantu ekonomi, dan melayani orang dengan baik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Target pembentukan Holding Sanggabuana mencerminkan upaya terstruktur untuk memperkuat pengelolaan BUMD Jawa Barat. Konsolidasi perusahaan yang sehat, restrukturisasi bagi yang belum optimal, serta penghimpunan masukan dari pelaku bisnis, investasi, dan pengembangan SDM menunjukkan perhatian pada tata kelola yang lebih terarah demi dividen, ekonomi daerah, dan layanan yang lebih baik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan pembentukan Holding BUMD Sanggabuana akan terbentuk dalam waktu sekitar satu bulan ke depan. Pembahasan super holding BUMD ini saat ini masih dibahas bersama dengan DPRD Jabar.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman mengatakan, BUMD yang memiliki kondisi sehat akan dikonsolidasikan ke dalam holding, sedangkan perusahaan daerah yang belum sehat akan menjalani proses restrukturisasi.

"Insya Allah dalam satu bulan ke depan Jawa Barat akan memiliki holding, di mana BUMD-BUMD yang sehat nanti dikonsolidasi, dibawa ke Holding Sanggabuana dan yang belum sehat akan direstrukturisasi," kata Herman dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).

1. BUMD sehat akan ada di bawah holding Sanggabuana

BUMD Provinsi Jabar, PT MUJ (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Menurutnya, pembentukan holding menjadi langkah awal untuk melakukan konsolidasi, pemilahan, sekaligus optimalisasi terhadap BUMD di Jawa Barat yang selama ini beberapa di antaranya ada yang kurang optimal dalam memberikan pendapatan untuk Jabar.

"Ini adalah kick off pertama bagaimana BUMD di satu daerah dikonsolidasikan, dipilah, dioptimalkan," ucapnya.

Pemprov Jabar juga tengah menghimpun masukan dari sejumlah pihak yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan bisnis, investasi, serta pengembangan sumber daya manusia.

2. Proses pembentukan akan dipercepat

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dia menuturkan proses pembentukan Holding Sanggabuana akan dilakukan melalui scientific process. Pendekatan tersebut diharapkan menghasilkan model pengelolaan holding yang dapat menjadi referensi bagi pembentukan holding investasi di daerah lain.

"Insya Allah kita akan segera percepat prosesnya, kami akan melakukan scientific process, sehingga ini akan menjadi model bagi pendirian holding investment lain di provinsi lain," kata Herman.

3. Harus memberikan deviden yang optimal untuk Pemprov Jabar

Sekda Jabar Herman Suryatman (IDN Times/Azzis Zul Khairil)

Herman mengatakan langkah tersebut diperlukan agar BUMD Jawa Barat dapat memiliki sumber daya manusia yang mampu mendukung peningkatan kinerja perusahaan. Dia menegaskan, keberadaan Holding Sanggabuana nantinya tetap diarahkan untuk menjalankan tiga fungsi utama BUMD.

Pertama, memberikan kontribusi dividen secara optimal kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kedua, ikut menggerakkan perekonomian daerah. Ketiga, memberikan pelayanan terbaik sesuai bidang usaha masing-masing.

"Yang pertama memberikan dividen ke Pemda Provinsi Jawa Barat seoptimal mungkin. Yang kedua bisa membantu menggerakkan perekonomian daerah. Dan yang ketiga memberikan layanan terbaik di bidangnya," tutur Herman.

Dengan tiga fungsi tersebut, Herman berharap Holding Sanggabuana dapat menjadi role model pengelolaan BUMD sekaligus rujukan bagi dunia usaha.

"Sehingga menjadi rujukan bagi dunia usaha yang lainnya," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article