TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Ruang Kelas Rusak, Kondisi Memprihatinkan SDN Ligung Majalengka 

Disdik Majalengka sudah ajukan perbaikan sejak 2023

Inin Nastain IDN Times/ SDN Ligung I

Majalengka, IDN Times - Nasib memprihatinkan dialami para siswa SDN Ligung I, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. Di tengah gegap gempita Tahun Ajaran Baru 2024/2025, para siswa tetap belajar dan bermimpi mengharapkan ruang kelas yang laik.

Sekolah yang berada di wilayah utara Kabupaten Majalengka itu benar-benar memprihatinkan. Pemandangan ruang kelas rusak, jendela jebol, atap yang bocor terlihat di sana sini. Kerusakan paling jelas terlihat pada bagian lantai. Karena, keramik yang seharusnya nyaman untuk dipijak kini sudah pecah dan terlihat lapisan tanah di bawahnya,

"Sekolahnya sudah seperti ini. Jendelanya sudah pada bolong, rangka atapnya bocor. Tidak layak lah tapi ya terpaksa mau gimana lagi," kata salah satu guru SDN Ligung I Nunung Nurfaidah

1. Kondisi tersebut sudah berlangsung lama

Kondisi ruang sekolah yang sudah dipenuhi kerusakan di beberapa titik, bukan terjadi baru-baru ini. Nunung menjelaskan, kondisi itu sudah berlangsung sekitar tiga tahun lalu.

Pihak sekolah sendiri sejatinya sudah melaporkan kondisi itu. Namun, belum ada kepastian, kapan sekolah itu akan tersentuh proses renovasi. 

"Sudah lama, ada tiga tahunan. Kami sudah mengajukan, hampir tiap tahun diajukan. Ke Disdik udah minta perbaikan, tapi sampai sekarang belum ada realisasinya," kata dia. 

Angin segar terkait renovasi sempat menghampiri para pengajar dan siswa di SDN itu, tahun lalu. Namun sayang, hingga saat ini, angin segar itu tidak berlanjut.

"Terakhir tahun kemarin, minta laporan dapodik, udah difoto, udah gimana. Ya sampai sekarang (tidak ada progres) . Harapannya bisa segera diperbaiki agar anak-anak bisa belajar dengan tenang," jelas dia.

2. Mimpi bisa belajar dengan nyaman

Ketenangan, menjadi salah satu 'syarat' terselenggaranya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Namun, kondisi itu belum dirasakan oleh sebagian siswa di SDN tersebut.

Adanya kerusakan pada bagian jendela, membuat suara-suara bising dari luar, dengan leluasa masuk bercampur dengan suara guru saat memberikan materi pembelajaran. 

"Tidak nyaman. Tidak enak aja untuk belajarnya," kata dia.

Proses renovasi, dirasa cukup mendesak harus dilakukan di sekolah itu. Dengan demikian, kenyamanan para siswa untuk belajar, akan terbuka lebar.

"Lantainya pecah-pecah. Pintunya rusak. Ya inginnya segera diperbaiki sih," jelas Yulianti penuh harap

Berita Terkini Lainnya