Partai Persija Jakarta versus Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (IDN Times / Sandy Firdaus)
an momentum karena sebuah kesalahan pada proses terciptanya gol kedua Persija. Ia menyebut gol tersebut bermula dari sapuan bola yang kurang beruntung, kemudian dilanjutkan dengan umpan silang.
"Pada akhirnya, ada satu sapuan bola yang kurang beruntung, kemudian terjadi umpan silang dan gol. Namun, sebelum itu saya pikir pertandingan terlihat akan berakhir dengan skor 1-1," ujar Igor.
Menurutnya, hasil tersebut memang mengecewakan, tetapi menjadi bagian dari sepak bola. Ia mengakui Persib tidak mampu menunjukkan permainan terbaik sejak awal pertandingan.
"Sayangnya, hasil ini tidak baik bagi kami maupun para fans. Tetapi inilah sepak bola. Terkadang Anda menang pada menit-menit terakhir, terkadang Anda kalah pada menit-menit terakhir," katanya.
Igor pun menilai atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dipenuhi suporter tidak seharusnya menjadi alasan bagi Persib untuk tampil buruk. Menurutnya, tekanan dari puluhan ribu penonton justru dapat menjadi motivasi bagi pemain.
"Menurut saya, stadion penuh di Jakarta seharusnya menjadi sebuah inspirasi untuk bermain. Saya tidak berpikir hal itu menjadi masalah. Kami sudah terbiasa bermain dalam tekanan," ujarnya.
Ia berharap para pemain dapat mengambil pelajaran dari kekalahan tersebut, terutama terkait pentingnya fokus dan komunikasi ketika menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.
"Kami tetap fokus dan ingin melakukan yang terbaik. Kami sudah mengatakan kepada para pemain bahwa mereka harus mengamati situasi dan berhati-hati sejak awal pertandingan. Kami harus sangat fokus, saling membantu, kemudian mencoba berkembang menit demi menit," kata Igor.