Bandung, IDN Times - Satria Muda Pertamina Bandung dipastikan berpisah dengan pelatih kepala Djordje Jovicic setelah kompetisi IBL GoPay 2026 berakhir. Keputusan tersebut diambil setelah target utama tim menjadi juara gagal tercapai.
Meski mampu membawa Satria Muda finis di peringkat kedua musim reguler dan melaju hingga semifinal, manajemen memutuskan tidak memperpanjang kontrak pelatih asal Serbia tersebut. Keputusan itu sekaligus menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh tim menyambut musim depan.
"Sejak awal musim, kami dan Coach Djordje memiliki kesepakatan yang sama bahwa target Satria Muda adalah menjadi juara IBL. Karena target tersebut belum berhasil kami capai setelah langkah tim terhenti di semifinal, maka kami bersama-sama memutuskan untuk mengakhiri kerja sama," kata Sport Director Satria Muda Pertamina Bandung, Youbel Sondakh, Rabu (1/7/2026).
