Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Telkom Daftarkan HAKI MyDigiLearn dan AMOEBA

Kota Bandung
Telkom Daftarkan HAKI MyDigiLearn dan AMOEBA
IDN Times/Istimewa
Share Article

Bandung, IDN Times - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi mendaftarkan dua Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk sarana pembelajaran digital mereka, MyDigiLearn, serta laboratorium inovasi internal, AMOEBA.

Deputy SGM Telkom CorpU-ITDRI Arif Rudiana mengungkapkan, dengan pendaftaran MyDigiLearn, akan ada payung hukum yang jelas dan memperlancar gebrakan inovasi ke depannya.

“Banyak keuntungan besar bukan hanya bagi MyDigiLearn, tapi juga bagi proses-proses inovasi. Contohnya akan mendorong inovasi dan pengembangan penemuan baru di perusahan, dan memberikan keleluasaan supaya karyanya bermanfaat bagi seluruh masyarakat," kata Arid dalam keterangan pers di Bandung, Selasa(3/8/2021).

  1. 1. HAKI membuat perusahaan memiliki aset tak berwujud yang luar biasa

    IDN Times/Istimewa
    IDN Times/Istimewa

    Selain itu, sambung Arif, juga akan meningkatkan produktivitas dan daya saing MyDigiLearn di industri dan market, serta HAKI membuat perusahaan memiliki aset tak berwujud (intangible asset) yang luar biasa.

    MyDigiLearn adalah sebuah learning platform yang mengusung prinsip personalised
    learning dimana pengguna bisa mengakses kapan saja, dimana saja, dan menggunakan gawai apapun dengan pengalaman belajar berbeda karena memiliki kurikulum dinamis dan konten unggahan pengguna.

    Selain MyDigiLearn, ada juga beberapa produk AMOEBA yang telah eksis di industri digital seperti Smart Eye bidang Virtual Reality, GAMEQOO (platform layanan streaming game di cloud), TOMPS (peranti manajemen proyek berbasis aplikasi mobile dan web), dan BIGBOX (solusi big data dan data analisis).

    Kemudian, Netmonk (aplikasi monitoring jaringan dan network), Vutura (platform penyedia Chatbot dan solusi kecerdasan buatan), Arkademy (program pelatihan dan penyaluran kerja), OCA (layanan yang berbasis web untuk penyebaran pesan melalui telepon, surel, SMS, dan WA), JEAGER (Solusi IoT untuk perusahaan manufaktur), hingga StudExt (platform digital menyediakan materi keterampilan untuk mengeksplorasi bidang minat dan bakat anak).

  2. 2. Siap mengembangkan dengan fitur yang lebih canggih

    IDN Times/istimewa
    IDN Times/istimewa

    CEO MyDigiLearn, Bagas menambahkan, setelah resmi terdaftar dalam HAKI, MyDigiLearn akan lebih leluasa menjalankan perannya untuk ekosistem pembelajaran dan akselerasi penetrasi ke para peminat proses pembelajaran digital.

    "Ke depannya, MyDigilearn akan terus dikembangan dengan menambahkan fitur-fitur yang
    lebih canggih seperti Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dengan dilengkapi
    kemampuan analisis data yang kuat. Ini bertujuan agar terus memberikan pengalaman belajar yang unggul dan menyenangkan bagi masyarakat," sambungnya.

  3. 3. Daftar HAKI untuk melindungi dari pengguna ilegal

    IDN Times/istimewa
    IDN Times/istimewa

    AMOEBA adalah sebuah Corporate Innovation Lab yang menginkubasi inovasi-inovasi karyawan Telkom dengan tujuan membuat talenta digital unggulan, menggembangkan bisnis digital, dan memperkuat sistem relevan.

    Chief Operating Officer (COO) AMOEBA, M. Farizko Nurditama menjelaskan, setelah
    terdaftar resmi, AMOEBA akan terlindungi dari para pengguna ilegal. Selain itu, kegiatan inovasi dapat didukung baik dari berbagai aspek guna bisa sama-sama lebih memberikan manfaat.

    “Kami akan selalu meningkatkan standar. Pesta inovasi sedang terjadi beberapa bulan terakhir, dan kita tunggu pesta inovasi berikutnya,” tutup M. Farizko Nurditama.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More